Holisticare Logo
Makanan Untuk Bantu Pulihkan Cedera Olahraga
Back to Article

Diet & Nutrisi

Makanan Untuk Bantu Pulihkan Cedera Olahraga

Cedera olahraga adalah hal yang selalu menghantui kita semua, seorang atlet ataupun bukan. Penyebab cedera bisa bermacam-macam misalnya kurang pemanasan, olahraga terlalu berat, kesalahan gerakan, atau cedera karena lawan main.

Agar kebutuhan Vitamin C tubuh tetap terpenuhi, konsumsilah suplemen Vitamin C setiap hari. Pilihlah suplemen Vitamin C yang berjenis Ester C, seperti Holisticare Ester C.

Sebab Holisticare Ester C memiliki tingkat keasaman mendekati netral, sehingga lebih tidak perih di lambung. Kandungan Holisticare Ester C juga lebih mudah diserap oleh tubuh kita.

Masing-masing penyebab cedera bisa mengakibatkan tingkat keparahan yang berbeda. Semakin serius cedera, semakin sulit dan lama proses penyembuhannya.

Saat Anda mengalami cedera, tentunya hal yang pertama kali harus Anda lakukan adalah memberikan pertolongan pertama lewat peregangan, atau pemberian obat pereda rasa sakit. Selanjutnya adalah melakukan recovery alias pemulihan dalam jangka waktu tertentu.

Zat Makanan Untuk Pulihkan Cedera Olahraga

Nah di masa pemulihan ini, Anda bisa membantu mempercepat prosesnya dengan nutrisi khusus yang dapat mengurangi peradangan dan mempercepat penyembuhan. Berikut adalah empat kandungan atau nutrisi yang sangat baik untuk pemulihan cedera. Nutrisi ini dapat Anda peroleh dari makanan tertentu yang bisa Anda pilih.

1. Vitamin dan Mineral

Di antara semua jenis vitamin, suplemen Vitamin C yang paling penting untuk penyembuhan cedera. Vitamin C memainkan peran utama dalam pencegahan dan penyembuhan cedera. Vitamin C dapat menjadi pendorong pembentukan protein kolagen yang dapat menguatkan otot-otot serta jaringan kulit.

Selain itu, Vitamin A, Vitamin E, zinc, dan selenium juga penting. Tidak hanya untuk penyembuhan luka, tetapi juga untuk efek antioksidan yang memberikan kekebalan tubuh.

2. Flavonoid

Flavonoid adalah pigmen tanaman yang memberikan warna pada buah dan bunga. Zat  yang terdapat pada Holisticare Ester C ini sangat efektif dalam mengurangi peradangan dan memperkuat struktur kolagen dengan cara:

  • Meningkatkan permeabilitas pembuluh darah, agar agen-agen yang mengatasi inflamasi semisal leukosit dapat sampai ke ‘lokasi’ dan melakukan tugasnya melawan inflamasi.
  • Mencegah bahaya radikal bebas dengan sifat antioksidan yang dimiliki flavonoid.
  • Menghambat kerusakan jaringan kolagen yang disebabkan oleh enzim pemecah kolagen.
  • Menghambat pelepasan penanda/perantara (sitokina) inflamasi.
  • Memperkuat sambungan serat-serat kolagen untuk membuat jaringan otot dan kulit lebih kokoh.

Zat ini dapat diperoleh dari anggur, jambu biji, dan juga jahe. Flavonoid juga bis diperoleh dari suplemen Vitamin C yang mengandung flavonoid, seperti Holisticare Ester C.

3. Bromelain dan enzim protease lainnya

Bromelain adalah enzim protease kompleks yang terkandung dalam buah nanas. Enzim ini diketahui memiliki berbagai efek menguntungkan, termasuk mengurangi peradangan akibat cedera olahraga atau trauma.

Enzim ini juga dapat mencegah pembengkakan setelah trauma atau operasi. Salah satu studi yang paling menarik pada penggunaan bromelain sebagai penyembuh luka pernah dilakukan pada 146 orang petinju dengan luka memar.

Sebanyak 74 petinju diberikan bromelain, sementara 72 orang sisanya menyembuhkan memar tanpa bromelain. Hasilnya, 58 dari 72 orang petinju berhasil menyembuhkan semua memar mereka dalam 4 hari dengan bantuan bromelain.

Lalu dari 72 orang petinju yang tidak diberi bromelain, hanya 10 orang yang benar-benar sembuh dalam empat hari. Sisanya membutuhkan 7 hingga 14 hari untuk sembuh sepenuhnya.

Bromelain dapat ditemukan pada bagian batang buah nanas. Anda yang sedang dalam pemulihan cedera dianjurkan untuk memakan daging nanas beserta batangnya.

4. Kurkumin

Kurkumin adalah pigmen kuning pada kunyit, yang memiliki efek anti-inflamasi dan antioksidan sangat baik. Zat pigmen kunyit ini juga dikenal dengan tingkat efektivitas anti-inflamasi miliknya, yang setara dengan obat anti-inflamasi kuat, seperti kortison atau fenilbutazon.

Konsumsi kunyit di masa pemulihan cedera akan membantu mencegah peradangan, dan mempercepat penyembuhan cedera otot. Zat kurkumin pada kunyit juga membantu mengeringkan luka borok pada kulit.

Entah kebetulan atau tidak, masyarakat Indonesia dari zaman dahulu sering menggunakan kunyit sebagai penyembuh luka, dan hal ini memang dibenarkan secara medis.


Related Article


Website ini menggunakan cookie untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari lebih lanjut.
Testing
Holisticare - Facebook Holisticare - Instagram Holisticare - Twitter Holisticare - Youtube