Holisticare Logo
Amankah-Suplemen-Vitamin-C-Untuk-Ibu-Menyusui
Back to Article

Ibu & Anak

Amankah Suplemen Vitamin C untuk Ibu Menyusui?

Periode menyusui adalah masa dimana seorang wanita memerlukan perjuangan yang ekstra untuk mencukupi gizinya. Pasalnya, wanita akan melewati proses pemulihan diri pasca hamil, juga pemenuhan nutrisi pada ASI. Dalam proses ini, vitamin C sangat dianjurkan untuk dikonsumsi untuk tetap menjaga daya tahan tubuh. Amankah suplemen Vitamin c untuk ibu menyusui?

Kebutuhan Vitamin C Untuk Ibu Menyusui

Seperti halnya pada periode kehamilan, seorang ibu dalam periode menyusui pun juga membutuhkan dosis Vitamin C yang lebih dari biasanya. Pada wanita dewasa dalam kondisi tidak menyusui, 90 miligram Vitamin C per hari sudah cukup untuk memenuhi 100 persen Angka Kecukupan Gizi (AKG). Namun untuk ibu menyusui, kebutuhan itu meningkat menjadi 120 miligram.

Selain ibu, bayi pun butuh vitamin C. Bayi yang berusia 0 – 6 bulan disarankan untuk memperoleh 40 miligram Vitamin C per hari untuk memenuhi 100 persen AKG. Vitamin C yang merupakan vitamin larut dalam air akan ikut disalurkan kepada bayi dalam jumlah tertentu melalui air susu ibu (ASI). Ibu yang kekurangan Vitamin C akan secara otomatis mengurangi kecukupan Vitamin C pada bayi.

Hal ini bisa berimbas pada gelaja-gejala tertentu seperti bayi mudah sakit, alergi, diare, mengalami sariawan, dan sebagainya. Dengan begitu, tambahan asupan Vitamin C dari sayur, buah, atau suplemen Vitamin C adalah cara yang dianjurkan dan dianggap perlu.

Amankah Suplemen Vitamin C Untuk Ibu Menyusui?

Mereka yang terbiasa dengan suplemen Vitamin C sering merasa bingung, apakah masih aman mengkonsumsi suplemen Vitamin C di masa menyusui? Sebab, banyak orang yang masih mengidentikkan Vitamin C dengan sifat asam. Jika ibu menyusui mengkonsumsi Vitamin C yang bersifat asam, maka ASI yang diminum bayi juga akan bersifat lebih asam dan hal ini akan sangat berisiko pada lambung si kecil.

Sebenarnya pandangan orang yang mengidentikan semua Vitamin C pasti bersifat asam itu adalah keliru. Tidak semua Vitamin C bersifat asam. Ada satu jenis Vitamin C yang kadar pH nya mendekati netral atau tidak asam.

Jenis tersebut adalah Ester C dengan kadar pH nya berkisar antara 6 – 7, dimana angka tersebut tergolong netral dan hampir menyamai pH air. Sifat pH netral inilah yang menjadikannya aman untuk lambung ibu dan bayinya, serta membedakannya Holisticare Ester C dari kebanyakan suplemen Vitamin C yang bersifat asam.

Dosis Vitamin C di dalam Holisticare Ester C juga tidak berlebihan, sehingga saluran pencernaan tetap nyaman. Perlu diingat bahwa Vitamin C memerlukan waktu untuk diserap oleh tubuh ibu, sebelum dapat disalurkan kembali kepada bayi melalui ASI. Dengan begitu, Anda disarankan untuk memberi jeda waktu 1 hingga 2 jam antara waktu mengkonsumsi Vitamin C dan waktu menyusui.



Website ini menggunakan cookie untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari lebih lanjut.
Testing
Holisticare - Facebook Holisticare - Instagram Holisticare - Twitter Holisticare - Youtube