Wanita Karir Butuh Vitamin C Lebih Banyak

Saat memutuskan untuk menjadi wanita karir, setiap wanita tentu harus siap dengan segala konsekuensinya, termasuk konsekuensi kesehatan. Wanita yang berkarir di luar rumah mau tidak mau akan dihadapkan pada kondisi yang menjadikannya butuh nutrisi ekstra. Salah satu nutrisi ekstra yang penting untuk diperhatikan wanita karir adalah vitamin C.

Artikel ini dipersembahkan oleh Holisticare Ester C, suplemen Vitamin C jenis Ester C. Untuk penuhi kebutuhan Vitamin C harian tubuh, konsumsilah Holisticare Ester C. Sebab Holisticare Ester C lebih tidak perih di lambung, lebih aman di ginjal, dan bertahan 24 jam di dalam tubuh.

Kenapa Wanita Karir Perlu Vitamin C Lebih Banyak?

Vitamin C secara umum bermanfaat untuk menjaga daya tahan tubuh. Di samping itu, ada pula manfaat vitamin C lain seperti antioksidan, metabolisme lemak, fungsi kekebalan dan penyembuhan, fungsi endokrin, fungsi penghantar rangsang saraf, menjaga kekenyalan dan kecerahan kulit, sampai mencegah kanker.

Untuk memperoleh manfaat itu, seorang wanita dalam kondisi lingkungan yang sehat membutuhkan 75 miligram vitamin C setiap harinya. Namun bagi wanita karir, mereka harus mencukupi kebutuhan vitamin C dalam jumlah yang lebih dari itu. Apa alasannya?

1. Aktivitas fisik lebih banyak

Pertama, wanita karir umumnya melakukan aktivitas fisik dobel, selain harus mengurus keperluan rumah, mereka juga harus berkutat dengan kegiatan di tempat kerja, terlebih bagi mereka yang telah memiliki anak. Oleh sebab itu, wanita karir memerlukan vitamin C, karena di dalam jaringan, vitamin C berperan untuk mendukung berjalannya sistem imun.

Peran Vitamin C yang paling dominan pada sistem imun adalah dengan mempengaruhi produksi imunoglobulin, yaitu suatu protein yang membantu tubuh melawan berbagai penyakit dengan berperan dalam pembentukan antibodi dan juga aktif dalam meningkatkan imunitas tubuh untuk menghadapi infeksi virus seperti flu. Kandungan vitamin C dalam darah yang kurang mencukupi dapat menyebabkan pertahanan jaringan terhadap lingkungan sekitar menjadi semakin rendah.

2. Ancaman polusi

Kedua, wanita karir tentunya akan lebih banyak menghabiskan waktu di luar rumah dimana ancaman polusi udara mengintai. Polusi udara adalah salah satu pemicu masuknya radikal bebas yang dapat menyebabkan kerusakan pada sel tubuh. Semakin banyak tubuh terpapar oleh polutan, semakin besar asupan vitamin C harian yang diperlukan oleh tubuh.

Dalam hal ini, kebutuhan setiap orang menjadi berbeda-beda tergantung pada paparan radikal bebas yang mengenai tubuhnya. Untuk menangkalnya dibutuhkan antioksidan baik yang dihasilkan dari dalam tubuh dan luar tubuh. Vitamin C adalah salah satu antioksidan yang tubuh manusia tidak dapat membuatnya sendiri. Karenanya jika tubuh sering terpapar polusi, vitamin C yang harus dikonsumsi juga perlu lebih banyak.

3. Stres pekerjaan

Ketiga, tantangan karir yang dihadapi mereka sangat mungkin membuatnya stres. Ternyata vitamin C sebagai antioksidan mempunyai efek terhadap stress, kecemasan, depresi, lelah dan mood seseorang. Terkait stres ini, ternyata vitamin C juga memiliki kemampuan dalam menangkal hormon penyebab stres yaitu hormon kortisol.

Fakta tersebut didukung oleh penelitian yang dilakukan oleh  University of Trier di Jerman (2002), yang menyatakan bahwa seseorang yang kekurangan vitamin C kurang dapat merespon terhadap stress dibandingkan dengan yang mempunyai kadar tinggi vitamin C dalam darah. Karenanya wanita karir yang mengalami stres karena pekerjaannya disarankan mengonsumsi vitamin C lebih banyak.

4. Melengkapi asupan nutrisi

Terakhir, kebanyakan wanita karir yang sibuk cenderung lebih memilih makanan dari segi kepraktisan ketimbang kesehatannya. Mengandalkan vitamin C dari buah dan sayur mungkin sangat sulit bagi wanita karir. Mereka lebih memilih makanan yang praktis ketimbang sehat. Hal ini akan mengakibatkan asupan gizinya terganggu.

Cara yang paling simpel bagi mereka adalah mengonsumsi suplemen makanan untuk menutupi kekurangan gizinya. Karena itu, suplemen vitamin C sangat dianjurkan bagi mereka untuk menutupi kekurangan asupan vitamin C yang mungkin terjadi. Lewat suplemen vitamin C, tubuh akan memperoleh vitamin C dengan jumlah yang lebih jelas namun dalam bentuk praktis.

Bagi wanita karir yang mulai mengonsumsi suplemen vitamin C secara rutin, disarankan lebih kritis memilih vitamin C. Sebab suplemen vitamin C pada umumnya bersifat asam dan tidak bersahabat bagi lambungmu. Pilih suplemen vitamin C yang tingkat keasamannya mendekati netral sehingga aman bagi lambungmu. Selain itu, vitamin C yang terserap lebih banyak juga patut kamu pertimbangkan agar tidak terbuang percuma lewat urin.

Ditinjau oleh:
Dr. Eveline Margo, M. Biomed
Anti-Aging Medicine