Asam Lambung Meningkat Setelah Minum Vitamin C

Mengkonsumsi suplemen Vitamin C dapat menyebabkan rasa tidak nyaman bagi penderita asam lambung. Kebanyakan Vitamin C bersifat asam, sehingga memicu kambuhnya penyakit ini. Orang seringkali menyebut  ‘asam lambung’ saja untuk menggambarkan kondisi tersebut.

Namun ternyata ada jenis Vitamin C yang lebih tidak perih di lambung. Lalu kenapa sih asam lambung berlebih dapat membuat lambung terasa perih?

Kenapa Asam Lambung Menimbulkan Rasa Perih?

Lambung adalah organ berbentuk kantung yang terletak di rongga perut. Dalam kondisi normal, di dalam lambung terdapat cairan yang mengandung asam klorida (HCl), pepsin dan mucin dalam jumlah yang seimbang.

Asam klorida berfungsi membunuh kuman yang masuk bersama makanan, sekaligus mengaktifkan pepsinogen menjadi pepsin, yaitu enzim yang berfungsi untuk membantu proses pencernaan makanan. Sedangkan mucin merupakan lendir pelapis yang berperan sebagai salah satu mekanisme perlindungan mukosa lambung dari lingkungan asam. Cairan asam klorida inilah yang biasa disebut ‘asam lambung’, karena bersifat asam dengan pH 1-3.

Lambung terasa perih atau panas jika terjadi ketidakseimbangan antara faktor agresi dan faktor proteksi, misalnya ketika terjadi peningkatan produksi asam klorida (HCl) yang sifatnya korosif,atau terjadi penurunan proteksi dari mucin sehingga mukosa lambung mengalami iritasi. Rasa nyeri atau panas ini bisa disertai oleh gejala lain seperti perut kembung, mual, atau sering bersendawa.

Ini Lho Pemicunya

Meningkatnya iritasi akibat penyakit ini dapat dipicu oleh beberapa hal yaitu:

  • Makanan dan minuman. Beberapa jenis makanan dan minuman yang bisa picu kambuhnya penyakit ini adalah makanan berlemak dalam jumlah banyak, makanan asam, minuman beralkohol, kopi, coklat, permen mint, atau minuman soda.
  • Stres.
  • Obesitas. Naiknya berat badan dapat menyebabkan kambuhnya penyakit ini.
  • Atur jam makan. Hindari makan besar berdekatan dengan jam tidur. Usai makan besar, sebaiknya berikan jeda waktu beberapa jam sebelum tidur. Usahakan pula untuk istirahat cukup sehingga kesehatan pencernaan tetap terjaga.

Asam Lambung Meningkat Setelah Minum Vitamin C?

Selain beberapa faktor di atas, konsumsi Vitamin C jenis asam askorbat juga dapat memicu produksi asam lambung berlebih karena bersifat asam. Parahnya, mayoritas suplemen Vitamin C yang beredar di pasaran mengandung asam askorbat. Lalu bagaimana memilih Vitamin C yang lebih tidak perih di lambung?

Ada beberapa faktor yang sebaiknya dipertimbangkan ketika memilih vitamin C yang lebih tidak perih di lambung, yaitu:

  • Pilihlah Vitamin C berjenis kalsium askorbat atau bentuk ester dari Vitamin C, Vitamin C jenis ini lebih tidak perih untuk lambung, dan diserap lebih baik oleh tubuh. Umumnya suplemen Vitamin C bentuk Ester C dipasarkan dengan harga yang sangat tinggi. Namun ada brand Ester C yang populer di pasaran dengan harga terjangkau yaitu Holisticare Ester C.
  • Perhatikan kadar keasaman Vitamin C. Tingkat keasaman Vitamin C ditunjukkan dari kadar pH-nya. Semakin pH mendekati netral (pH=7), semakin aman bagi lambung. Holisticare Ester C adalah suplemen Vitamin C yang memiliki tingkat keasaman mendekati netral.
  • Konsumsi  Vitamin C dengan dosis sesuai anjuran. Sebab mengkonsumsi Vitamin C dengan dosis berlebihan dapat memicu kambuhnya penyakit ini.

Referensi:

https://www.livestrong.com/article/454432-vitamin-c-acid-reflux/

  • Update terakhir: 7 Agustus 2019
  • Update selanjutnya: 5 Agustus 2020