Cuaca Panas Bisa Turunkan Daya Tahan Tubuh

Beberapa hari kedepan, cuaca panas diprediksi akan melanda sebagian besar wilayah Indonesia. Selain rawan heat stroke, cuaca panas juga dapat melemahkan daya tahan tubuh kita.

Cuaca panas yang dialami sebagian besar masyarakat Indonesia ini ada hubungannya dengan gerak semu matahari. Menurut Deputi Bidang Klimatologi BMKG, R. Mulyono Rahadi Prabowo, sejak bulan September matahari memang berada di sekitar wilayah garis khatulistiwa. “Dan sampai bulan Desember, matahari akan terus bergerak semu ke belahan selatan bumi,” jelas Mulyono.

Pergerakan matahari ke arah selatan bumi ini yang menyebabkan posisi semu matahari di bulan Oktober akan berada di sekitar wilayah Indonesia bagian selatan, seperti Jawa, Bali, Nusa Tenggara, dan Sulawesi Selatan. Hal ini membuat bagian selatan Indonesia mengalami peningkatan jumlah radiasi matahari yang diterima, serta naiknya suhu udara pada siang hari. 

Cuaca Panas Turunkan Daya Tahan Tubuh?

Salah satu penyebab cuaca panas bisa turunkan daya tahan tubuh adalah, radiasi sinar ultraviolet yang diterima tubuh menjadi lebih besar. Sinar ultraviolet merupakan salah satu sumber radikal bebas, suatu senyawa yang bersifat merusak berbagai sel dalam tubuh dan berpotensi menimbulkan banyak penyakit. Untuk menangkal efek buruk radikal bebas, tubuh membutuhkan asupan antioksidan.

Berarti semakin banyak tubuh terkena radikal bebas, makan semakin besar pula kebutuhan antioksidan tubuh agar terhindar dari penyakit. Asupan antioksidan bisa didapatkan jika kita memenuhi kebutuhan Vitamin C tubuh setiap hari.

Fungsi Antioksidan Bagi Tubuh

Sebenarnya, tubuh kita memerlukan radikal bebas. Memang apa fungsinya? Radikal bebas diperlukan tubuh untuk memperkuat sistem pertahanan tubuh dalam melawan kuman atau bakteri merugikan. Tapi jika jumlah radikal bebas dalam tubuh sudah terlalu banyak, maka diperlukan antioksidan untuk menetralkan kelebihan radikal bebas.

Antioksidan sendiri adalah zat yang membantu tubuh melindungi sel-sel dari serangan radikal bebas berbahaya. Pertahanan tubuh yang baik dapat tercapai jika perbandingan jumlah radikal bebas di dalam tubuh tidak lebih banyak dari jumlah antioksidan.

Antioksidan untuk ‘menjinakkan’ radikal bebas bersumber dari buah, sayur, biji-bijian, dan kacang-kacangan yang mengandung sumber utama antioksidan. Bagi orang dengan pola makan yang tidak seimbang, kebutuhan antioksidan bisa dicukupi dengan mengkonsumsi suplemen Vitamin C.

Agar kebutuhan Vitamin C dan antioksidan tubuh tetap terpenuhi, konsumsilah suplemen Vitamin C setiap hari. Pilihlah suplemen Vitamin C yang berjenis Ester C, seperti Holisticare Ester C.

Sebab Holisticare Ester C memiliki tingkat keasaman mendekati netral, sehingga lebih tidak perih di lambung. Kandungan Holisticare Ester C juga lebih mudah diserap oleh tubuh kita.