Holisticare Logo
varian baru virus corona
Back to Article

Penyakit

Varian Baru Virus Corona: Apa Yang Kita Ketahui?

Sejak November 2020 lalu, Inggris melaporkan peningkatan jumlah penderita Covid-19 secara cepat. Kondisi ini dihubungkan dengan ditemukannya varian baru virus corona. Seperti apa varian baru tersebut? Apakah bedanya dengan virus corona varian lama? Simak di artikel ini.

Artikel ini dipersembahkan oleh Holisticare Ester C 1000, suplemen Vitamin C jenis Ester C. Untuk bantu penuhi kebutuhan ekstra Vitamin C saat pandemi, konsumsilah Holisticare Ester C 1000. Sebab Holisticare Ester C 1000 lebih tidak perih di lambung, dan merupakan suplemen Vitamin C dengan 24 hours bioavailability.

Varian Baru Virus Corona Di Inggris

Semua virus memiliki kemampuan bermutasi untuk menyesuaikan dengan kondisi lingkungannya, termasuk juga virus corona. Pada tanggal 14 Desember 2020 lalu, otoritas kesehatan Inggris melaporkan bahwa telah ditemukan varian baru virus corona. Menurut otoritas kesehatan Inggris, varian baru virus corona ini diduga sudah eksis di Inggris sejak September 2020, namun baru teridentifikasi pada Oktober 2020.

Varian baru ini juga bertanggung jawab atas pesatnya peningkatan jumlah penderita Covid-19 di London dan Inggris Tenggara. Sampai dengan tanggal 13 Desember 2020, di Inggris sudah ada 1108 kasus penderita Covid-19 yang terinfeksi varian baru virus corona ini. 

Varian baru virus corona yang diberi kode VUI-202012/01 ini sampai Desember 2020 terdiri dari 17 mutasi. Salah satu mutasi berkode N501Y, bahkan menjadi lebih mudah menular dan menyebar di antara manusia. Namun menurut sebuah jurnal yang dipublikasikan di situs BMJ, menyatakan bahwa mutasi yang menyebabkan virus corona lebih mudah menular belum tentu membuatnya lebih mematikan.

Kita semua pasti berharap bahwa varian yang baru ini tidak tersebar keluar Inggris, namun sayang menurut WHO varian baru virus ini telah teridentifikasi di beberapa negara selain Inggris seperti Australia, Denmark, Italia, Islandia, dan Belanda. 

Untuk menekan resiko penyebaran varian baru virus ini, pada Desember 2020 negara-negara uni eropa, Kanada, India, Iran, Israel, Hong Kong, Arab Saudi, dan Turki memutuskan untuk melarang penerbangan dari dan ke Inggris.

Varian Baru Di Afrika Selatan Dan Nigeria

Awal Desember lalu sebuah otoritas kesehatan di Afrika Selatan juga menemukan varian baru virus ini yang diberi kode 501.V2. Menurut Menteri Kesehatan Afrika Selatan, Zweli Mkhize, varian baru ini lebih banyak menginfeksi anak muda daripada varian virus corona lainnya

Sampai tanggal 21 Desember 2020 lalu, tercatat ada 921 ribu kasus Covid-19 dan 24 ribu kematian akibat Covid-19 di Afrika Selatan. Walaupun ditemukan hampir bersamaan, tapi varian baru yang ditemukan di Inggris tidak berhubungan dengan varian baru yang ditemukan di Afrika Selatan.

Varian baru virus ini juga muncul di Nigeria, dan diberi kode P681H. Menurut para peneliti, sampai tanggal 28 Desember, varian baru di Nigeria ini tampaknya menyebar tidak secepat dua varian baru lain yang ditemukan di Inggris dan Afrika Selatan.

Jaga Terus Daya Tahan Tubuh Kita

Virus corona terus bermutasi untuk beradaptasi dengan lingkungannya. Oleh karena itu kita juga harus terus berusaha menjaga daya tahan tubuh kita tetap optimal setiap hari. Salah satu caranya adalah dengan memenuhi kebutuhan ekstra vitamin C di masa pandemi.

Bila diperlukan, bantu penuhi kebutuhan ekstra vitamin C di masa pandemi ini. Salah satu caranya dengan dengan mengkonsumsi Holisticare Ester C 1000 yang mengandung 1000 miligram Ester C. Sebab Holisticare Ester C 1000 lebih tidak perih di lambung dan dapat bertahan lebih lama di dalam tubuh.


Related Article


Website ini menggunakan cookie untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari lebih lanjut.
Testing
Holisticare - Facebook Holisticare - Instagram Holisticare - Twitter Holisticare - Youtube