Tips Untuk Bantu Menurunkan Darah Tinggi

Tiba-tiba Anda sering merasa pusing, sesak nafas, atau mimisan? Bisa jadi Anda menderita tekanan darah tinggi. Segera periksakan diri ke dokter, untuk mendapatkan obat untuk hipertensi. Lalu lakukan beberapa tips untuk bantu menurunkan darah tinggi.

Artikel ini dipersembahkan oleh Holisticare Ester C, suplemen Vitamin C jenis Ester C. Untuk penuhi kebutuhan Vitamin C harian tubuh, konsumsilah Holisticare Ester C. Sebab Holisticare Ester C lebih tidak perih di lambung, lebih aman di ginjal, dan bertahan 24 jam di dalam tubuh.

Tekanan darah tinggi, atau hipertensi, merupakan kondisi tingginya tekanan darah ke dinding pembuluh darah bagian dalam di seluruh tubuh. Darah menekan pembuluh darah seperti aliran air menekan selang dari dalam. Seseorang dapat digolongkan menderita hipertensi jika tekanan darahnya mencapai 140/90 mg/dl, atau lebih tinggi lagi. Jika tekanan darah terlalu tinggi, maka pembuluh darah beresiko pecah.

Tips Untuk Membantu Menurunkan Darah Tinggi

Perlu diingat, cara terbaik untuk menurunkan tekanan darah adalah dengan mengkonsumsi obat hipertensi yang diresepkan oleh dokter. Setelah mengkonsumsi obat hipertensi, ada beberapa tips yang dapat kita lakukan untuk membantu menurunkan tekanan darah tinggi.

1. Penuhi kebutuhan Vitamin C

Peneliti dari Johns Hopkins University School of Medicine mengatakan bahwa konsumsi rata-rata 500 miligram Vitamin C setiap hari dapat menurunkan tekanan darah. Vitamin C dapat membantu mengeluarkan kelebihan cairan dari dalam tubuh, sehingga menurunkan tekanan dari dalam pembuluh darah. Hal ini diketahui setelah dilakukan sebuah penelitian yang dipublikasikan di American Journal of Clinical Nutrition pada tahun 2012.

Pilihlah suplemen Vitamin C yang dapat bertahan 24 jam di dalam tubuh, dan tidak bersifat asam sehingga lebih nyaman di lambung, seperti Holisticare Ester C. Vitamin C juga mampu bantu jaga daya tahan tubuh dari serangan virus dan bakteri.

2. Batasi konsumsi minuman beralkohol

Tekanan darah ternyata dapat naik jika kita terlalu banyak mengkonsumsi minuman beralkohol. Ketika penderita tekanan darah membatasi konsumsi minuman beralkohol, hanya 1-2 kali dalam sehari, maka tekanan darahnya dapat turun hingga 4 mmHg.

3. Lakukan diet DASH

Selain menambah konsumsi buah dan sayuran segar, konsumsi produk susu rendah lemak sebaiknya juga diperbanyak. Kurangi pula konsumsi makanan mengandung lemak jenuh, dan kolesterol. Dengan mengubah pola makan, tekanan darah penderita hipertensi dapat turun sampai dengan 11 mmHg. Pola makan ini dikenal dengan nama diet DASH (Dietary Approaches to Stop Hypertension).

Kita juga sebaiknya mengurangi konsumsi makanan mengandung sodium, sebab dapat menurunkan tekanan darah 5 sampai 6 mmHg bagi pengidap hipertensi. Menurunkan asupan sodium juga dapat meningkatkan kondisi kesehatan organ jantung. Penderita darah tinggi disarankan untuk mengkonsumsi sodium kurang dari 1500 miligram per hari.

Makanan dengan kandungan vitamin D juga perlu diperbanyak konsumsinya. Sebab vitamin D dapat menurunkan tekanan darah, dengan memaksimalkan kinerja sistem tubuh. Jika Anda kekurangan vitamin D, resiko tekanan darah tinggi malah akan meningkat. Dengan menjalani pola makan yang sehat, kita juga dapat terhindar dari obesitas sebagai salah satu faktor resiko hipertensi.