Holisticare Logo
Tips Redakan Food Craving Saat Berbuka Puasa
Back to Article

Diet & Nutrisi

Tips Kendalikan Nafsu Makan Berlebihan Ketika Buka Puasa

Bubur kacang hijau, teh manis, air putih, dan sop buntut sudah tersedia di meja. Bisakah kita mengendalikan rasa food craving di depan semua itu? Sehingga buka puasa tidak menjadi ajang ‘balas dendam’.

Selama menjalani ibadah puasa, sebaiknya kita tetap penuhi kebutuhan harian Vitamin C tubuh, untuk bantu memperkuat daya tahan tubuh. Pilihlah suplemen Vitamin C yang berjenis Ester C, seperti Holisticare Ester C. Sebab Holisticare Ester C memiliki tingkat keasaman mendekati netral, sehingga lebih tidak perih di lambung dan bisa diminum sebelum atau sesudah makan. Kandungan Holisticare Ester C juga lebih mudah diserap oleh tubuh kita.

Apa Itu Food Craving?

Pernah merasakan ingin berbuka puasa dengan makanan tertentu tapi tidak terwujud, yang membuat Anda belum puas makan hingga mendapatkan makanan yang diinginkan? Berarti Anda sedang mengalami food craving.

Apa sih itu? Food craving dapat diartikan sebagai dorongan keinginan yang kuat untuk mengonsumsi makanan tertentu. Dorongan ini terasa tidak terkontrol, dan orang yang merasakannya tidak akan puas sebelum mengonsumsi jenis makanan yang diinginkannya.

Memang apa sih yang menyebabkan munculnya food craving? Dorongan mengonsumsi makanan tertentu ini dimunculkan oleh bagian otak yang bertanggung jawab terhadap memori, kesenangan dan penghargaan. Kondisi ini juga dapat muncul akibat ketidakseimbangan hormon, seperti leptin dan serotonin.

Kondisi emosi seseorang juga bisa membuat seseorang mengalami food craving, apalagi jika tujuan seseorang makan untuk mendapatkan rasa nyaman. Ibu hamil biasanya mengalami dorongan makan yang hebat karena ketidakseimbangan hormon mereka.

Tips Meredakannya

Lalu adakah cara untuk meredakan dorongan food craving saat berbuka puasa? Tentu saja ada, ini beberapa caranya:

  • Kendalikan tingkat stres Anda. Perasaan stres dapat meningkatkan dorongan makan akibat emosi dan keinginan mengkonsumsi makanan yang membuat kita merasa nyaman.
  • Meminum banyak air putih saat berbuka puasa. Salah satu cara termudah untuk mengurangi dorongan makan berlebihan adalah dengan memastikan kebutuhan cairan tubuh terpenuhi. Sebab lapar dan haus dapat memproduksi sensasi yang hampir serupa di pikiran.
  • Cukup tidur. Hasil studi kesehatan pada tahun 2013 menemukan bahwa kurangnya waktu tidur dapat mengganggu keseimbangan hormon seseorang. Hormon yang tidak seimbang inilah yang dapat menimbulkan nafsu makan berlebihan dan kenaikan berat badan.
  • Mengonsumsi protein yang cukup. Pola makan yang sehat akan memenuhi kebutuhan protein seseorang. Hal ini dapat menolong untuk kurangi keinginan seseorang untuk makan lebih banyak. 
  • Kunyahlah permen karet. Sebab permen karet dapat bantu menurunkan keinginan mengkonsumsi makanan manis dan gurih, usai berbuka puasa.

Selalu cukupi kebutuhan Vitamin C dengan mengonsumsi buah-buahan serta sayur mayur. Jangan lupa untuk selalu memilih buah dan sayur yang segar dan kondisi sempurna, sehingga kandungan Vitamin C serta nutrisi lainnya belum rusak.

Memilih Suplemen Vitamin C

Seringkali kondisi buah dan sayur sudah tidak sempurna saat kita beli. Kondisi ini membuat kandungan Vitamin C di dalamnya sudah berkurang. Untuk bantu melengkapi asupan Vitamin C dari buah-buahan dan sayur mayur, Anda bisa mengkonsumsi suplemen Vitamin C.

Namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat memilih suplemen Vitamin C yaitu:

  • Ambil suplemen Vitamin C yang lebih cepat diserap tubuh. Umumnya suplemen Vitamin C yang lebih cepat diserap tubuh mengandung metabolit threonat.
  • Pilihlah Vitamin C yang bisa bertahan 24 jam. Kebanyakan Vitamin C hanya bisa bertahan di dalam tubuh selama 4 jam saja, sebelum kadarnya mulai menurun. Pilihlah Vitamin C yang mampu bertahan 24 jam di dalam tubuh. 
  • Pilihlah jenis suplemen Vitamin C yang bisa dikonsumsi sebelum dan sesudah makan, seperti Holisticare Ester C. Sebab Holisticare Ester C tidak bersifat asam, dan aman dikonsumsi saat perut kosong. Sebab tidak menimbulkan nyeri atau iritasi ketika bersentuhan dengan lambung.
  • Update terakhir: 10 Februari 2020
  • Update selanjutnya: 8 Februari 2021

Related Article


Website ini menggunakan cookie untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari lebih lanjut.
Testing
Holisticare - Facebook Holisticare - Instagram Holisticare - Twitter Holisticare - Youtube