Tips Aman Olahraga Di Luar

Untuk hindari penularan Covid-19, olahraga pun terpaksa kita lakukan di dalam rumah. Adakah cara aman untuk melakukan olahraga di luar rumah, agar terhindar dari penularan Covid-19?

Selama beberapa minggu lalu, kita ‘terpaksa’ untuk melakukan segala aktivitas di rumah. Bekerja (work from home), beribadah, belajar, kuliah, dan juga berolahraga. Secara umum di Jakarta, kita memang hanya diperbolehkan keluar rumah untuk membeli kebutuhan pokok saja selama PSBB diberlakukan. Kegiatan selain itu tidak diperbolehkan. Jadi olahraga di luar rumah memang baru bisa dilakukan setelah masa PSBB berakhir.

Ada rasa kangen untuk berolahraga di luar rumah. Tapi muncul rasa khawatir untuk kembali melakukannya lagi. Amankah olahraga di luar rumah saat situasi belum pulih sepenuhnya?

Tips Sehat Olahraga Di Luar Rumah

“Aktivitas olahraga di luar rumah yang paling aman dilakukan di masa pandemi Covid-19 adalah lari dan jalan sehat. Dengan catatan, keduanya dilakukan dengan mengikuti aturan social distancing yang benar,” jelas Dokter Aaron E. Glatt, kepala kedokteran dan ahli epidemiologi di Rumah Sakit Mount Sinai South Nassau, Amerika Serikat.  

Ada beberapa tips aman melakukan olahraga di luar rumah agar terhindar dari penularan virus dan bakteri penyakit, yaitu:

1. Jaga jarak dengan orang lain

Selama Anda melakukan olahraga di luar rumah, baik berlari maupun senam, usahakan untuk selalu menjaga jarak dengan orang lain lebih dari 2 meter. Namun akan lebih baik lagi jika Anda bisa menjaga jarak dengan orang lain dalam radius sekitar 3 sampai 6 meter saat berlari ataupun berjalan sehat.

2. Hindari mengenakan masker wajah

Mengenakan masker wajah saat keluar rumah memang wajib, sebab dapat memperkecil resiko penularan Covid-19. Namun berbeda jika Anda keluar rumah untuk berolahraga.

WHO justru menyarankan untuk tidak mengenakan masker saat berolahraga, karena dapat mengurangi kemampuan kita untuk bernafas secara nyaman. Keringat juga dapat membuat masker menjadi lembap, yang dapat menjadi tempat ideal untuk berkembangnya mikroorganisme.

3. Berolahragalah seorang diri

Jika Anda memutuskan untuk berolahraga di luar rumah, lakukanlah seorang diri dan tidak berkelompok. Hindari pula untuk menghentikan lari atau jalan hanya untuk mengobrol dengan seseorang. Hal ini perlu dilakukan untuk meminimalisir penularan Covid-19.

4. Pilihlah rute yang lebih sepi

Sebelum berlari atau berjalan di luar rumah, tentukan dulu rute yang akan Anda tempuh. Pastikan untuk memilih rute-rute yang sepi dari kerumunan orang. Atau pilihlah waktu berlari saat orang lain sedang berada di rumah masing-masing. Idealnya, Anda sebaiknya berlari seorang diri, menempuh rute yang tidak ramai orang, dan dilakukan pada waktu dimana orang lain sedang berada di rumah masing-masing. Sebaiknya berolahragalah pada pagi hari, karena udara masih segar. Sinar matahari pagi pun masih belum menyengat, sehingga Anda bisa ‘berjemur’ untuk merangsang produksi Vitamin D tubuh.

Olahraga Dan Vitamin C Untuk Daya Tahan Tubuh

Terlalu lama di dalam rumah menyebabkan tubuh kita kurang aktif. Kondisi ini bisa berefek negatif, sebab secara tidak sadar kita memperlambat kinerja sistem saraf pusat dan otak. Saat sistem saraf pusat melambat, tubuh kita tidak bisa bekerja secara efisien.

Kondisi tersebut membuat banyak sistem tubuh terkena dampak negatifnya. Beberapa sistem tubuh yang dirugikan akibat melambatnya sistem saraf pusat adalah sistem kardiovaskular, sistem hormon, dan sistem daya tahan tubuh. Oleh karena itu, olahraga sangat penting untuk mengaktifkan tubuh, sehingga daya tahan tubuh tetap sempurna menghadapi infeksi virus dan bakteri.

Anda juga bisa mengkonsumsi Vitamin C secara rutin untuk bantu memperkuat daya tahan tubuh. Beberapa manfaat Vitamin C untuk daya tahan tubuh adalah:

  • Meningkatkan kerja sel natural killer, sejenis sel darah putih yang bertugas mencari dan membunuh sel-sel kanker, atau sel yang membahayakan tubuh.
  • Mendukung kerja neutrofil, sejenis sel darah putih yang berfungsi melawan infeksi penyakit yang masuk ke dalam tubuh.
  • Membantu kerja limfosit, sejenis sel darah putih dengan fungsi melacak virus dan bakteri berbahaya yang masuk ke dalam tubuh.
  • Membentuk antibodi, yang berfungsi memperkuat sistem kekebalan tubuh.

Pilihlah suplemen Vitamin C jenis Ester C, seperti Holisticare Ester C. Sebab Holisticare Ester C lebih tidak perih di lambung dan mampu bertahan 24 jam di dalam tubuh.