tanaman hias

Merawat tanaman hias, tampak seperti aktivitas yang tidak ada manfaatnya bagi kesehatan. Padahal dari kegiatan ini, kita bisa memetik manfaat positif bagi kesehatan fisik dan mental kita. Apa saja manfaat positif menanam tanaman bagi kesehatan kita? Simak di artikel ini.

Artikel ini dipersembahkan oleh Holisticare Ester C, suplemen Vitamin C jenis Ester C. Untuk penuhi kebutuhan Vitamin C harian tubuh, konsumsilah Holisticare Ester C. Sebab Holisticare Ester C adalah Vitamin C yang lebih tidak perih di lambung (pH netral), dan 24 hours bioavailability (tersedianya kadar vitamin C dalam tubuh selama 24 jam).

Ayo Menanam Tanaman Hias

Bagi sebagian orang menanam atau merawat tanaman hias merupakan hobi yang mengasyikkan. Anda bisa pilih mulai dari menanam janda bolong, merawat aglonema, menyirami lidah mertua, memelihara begonia, hingga menikmati keindahan bunga wijaya kusuma.

Selain itu hobi merawat tanaman ini ternyata juga membawa efek menyehatkan bagi tubuh. Apa saja efek menyehatkan dari merawat tanaman?

1. Meningkatkan kekuatan dan daya tahan tubuh

Menurut CDC (Centers for Disease Control and Prevention), aktivitas berkebun atau menanam tanaman digolongkan sebagai aktivitas fisik. Aktivitas menggemburkan tanah dan memotong rumput, dapat dikategorikan sebagai aktivitas fisik intensitas ringan.

Sedangkan menyekop tanah, menggali, atau memotong kayu, bisa dianggap sebagai aktivitas fisik intensitas berat. Beraktivitas merawat tanaman dapat menggerakkan dan melatih setiap kelompok otot utama kita, sehingga dapat membantu menguatkan tubuh.

Para peneliti dari University of Pennsylvania melaporkan bahwa orang yang melakukan aktivitas berkebun atau merawat tanaman akan lebih mudah untuk mendapatkan tidur malam 7 jam setiap harinya.

2. Menjaga memori otak

Olahraga (aktivitas fisik) dapat meningkatkan fungsi kognitif otak kita. Bahkan bukti penelitian terbaru menyatakan bahwa aktivitas merawat tanaman di kebun dapat memacu pertumbuhan saraf-saraf yang terkait dengan memori otak.

Sebuah review penelitian tahun 2014 menemukan bahwa terapi berkebun mungkin dapat membantu menangani para penderita demensia. DI Belanda dan Norwegia, para penderita demensia seringkali dilibatkan program Greencare. Dalam program itu, penderita demensia akan menghabiskan waktu seharian beraktivitas di kebun dan pertanian.

3. Mood Booster

Bukan hanya menyehatkan secara fisik saja, hobi merawat tanaman di kebun juga bisa meningkatkan mood dan kepercayaan diri seseorang. Fakta ini ditemukan pada beberapa penelitian yang dilakukan di Amerika Serikat. Ketika seseorang beraktivitas di kebun, kadar kecemasan mereka menurun dan depresi berkurang.

Cegah Osteoporosis Dengan Merawat Tanaman Hias

Wanita yang ingin melindungi dirinya dari osteoporosis dapat disarankan untuk melakukan kegiatan merawat tanaman di kebun. Sebab menurut penelitian yang dilakukan National Women’s Health Resource Center, berkebun bermanfaat bagi kesehatan tulang karena ada aktivitas fisik sebagai berikut:

  • Menggali lubang
  • Memotong rumput
  • Mencabuti gulma
  • Mengangkat tanah dan perkakas berkebun

Selain kalsium, untuk menghindari osteoporosis tubuh juga memerlukan asupan vitamin C. Sebab Vitamin C juga penting dalam membantu pembentukan kolagen, zat penting untuk menjaga fleksibilitas tulang.

Untuk bantu penuhi kebutuhan vitamin C tubuh, pilihlah vitamin C jenis Ester C yang lebih tidak perih di lambung seperti Holisticare Ester C. Hal ini sejalan dengan rekomendasi Kementerian Kesehatan RI untuk mengkonsumsi vitamin C guna membantu daya tahan tubuh.