puasa ramadhan

Pandemi yang belum juga usai membuat kita harus tetap waspada dan patuh terhadap protokol kesehatan, agar dapat menghindari infeksi virus. Namun bagaimana jika kita harus menjalani puasa ramadhan di tengah pandemi? 

Artikel ini dipersembahkan oleh Holisticare Ester C, suplemen Vitamin C jenis Ester C. Untuk penuhi kebutuhan Vitamin C tubuh secara cepat, konsumsilah Holisticare Ester C 1000. Sebab Holisticare Ester C adalah Vitamin C yang lebih tidak perih di lambung, dan 24 hours bioavailability (tersedianya Vitamin C 24 jam). Holisticare Ester C juga tersedia untuk anak dan dalam bentuk effervescent yang menyegarkan.

Manfaat Puasa Ramadhan Bagi Daya Tahan Tubuh

Bagi beberapa pihak, berpuasa tampak seperti aktivitas yang membuat seseorang menjadi lemah. Selain itu ada beberapa orang yang mengira bahwa saat berpuasa daya tahan tubuh kita pun ikut menurun. Apalagi di masa pandemi seperti ini, berpuasa terlihat seperti aktivitas yang membahayakan kesehatan kita. Padahal tidak seperti itu.

Menurut ahli gizi dari Universitas Gadjah Mada, R. Dwi Budiningsari, SP., M. Kes., Ph.D., berpuasa justru bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh kita. Menurut R. Dwi Budiningsari, ada beberapa hasil penelitian yang menyatakan bahwa berpuasa dapat meningkatkan daya tahan tubuh kita.

“Dan sampai saat ini, belum ada penelitian yang menyatakan bahwa puasa bisa meningkatkan risiko infeksi Covid-19,” jelasnya lagi seperti yang dikutip dari situs resmi Universitas Gadjah Mada.

R. Dwi Budiningsari juga menjelaskan bahwa aktivitas berpuasa bisa membantu tubuh memperbaiki jaringan sel yang rusak. Menjalani puasa juga dapat merangsang produksi sel darah putih yang baru, dan meregenerasi seluruh sistem daya tahan tubuh.

Terjadinya regenerasi sistem imun akan memperkuat kemampuan tubuh dalam menangkal berbagai infeksi bakteri dan virus serta penyakit lainnya.

Puasa Untuk Penderita Covid-19

Bagi kita yang dalam kondisi sehat, tentu saja dibolehkan untuk melakukan puasa di tengah pandemi. Namun untuk penderita Covid-19, Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyarankan agar berkonsultasi dengan dokter dan tidak melakukan aktivitas berpuasa hingga dinyatakan sembuh dari Covid-19. 

Sebab penderita Covid-19 umumnya mengalami gejala demam yang beresiko menyebabkan tubuhnya dehidrasi parah dan mengalami kerusakan fungsi tubuh akut secara tiba-tiba. Oleh karena itu, penderita Covid-19 sebaiknya tidak berpuasa terlebih dahulu sebelum sembuh, agar tubuhnya terhindar dari resiko dehidrasi dan resiko kekurangan nutrisi untuk memperkuat daya tahan tubuhnya.

Salah satu nutrisi yang diperlukan untuk bantu menjaga daya tahan tubuh adalah vitamin C. Menurut sebuah penelitian, pasien COVID-19 kritis umumnya memiliki kadar Vitamin C rendah. Jika diperlukan konsumsilah suplemen vitamin C dosis tinggi, seperti Holisticare Ester C 100, untuk bantu penuhi kebutuhan vitamin C tubuh secara cepat.