Holisticare Logo
kualitas tidur
Back to Article

Gaya Hidup Sehat

Mulai Tingkatkan Kualitas Tidur, Yuk!

Pernahkah kamu bangun dari tidur yang cukup lama namun justru merasa semakin lelah? Kalau kamu sering mengalaminya, waspadalah karena berarti kualitas tidur Anda kurang bagus. Akibatnya, dapat mempengaruhi kesehatan fisik dan mental, lho!

Artikel ini dipersembahkan oleh Holisticare Ester C, suplemen Vitamin C jenis Ester C. Untuk penuhi kebutuhan Vitamin C tubuh secara cepat, konsumsilah Holisticare Ester C 1000. Sebab Holisticare EsterC adalah Vitamin C yang lebih tidak perih di lambung, dan 24 hours bioavailability (ketersediaan Vitamin C di dalam tubuh selama 24 jam). Holisticare EsterC juga tersedia untuk anak dan dalam bentuk effervescent yang menyegarkan.

4 Cara Tingkatkan Kualitas Tidur

Kalau kamu suka “balas dendam” dengan cara scrolling media sosial hingga larut malam, ini waktunya kamu ubah kebiasaan ini dan tingkatkan kualitas tidurmu. Pasalnya, orang dewasa sebaiknya mendapatkan 7 hingga 8 jam tidur setiap malam untuk proses regenerasi sel yang optimal. Sedangkan dampak kurang tidur bukan cuma “mata panda” saja, tapi bisa membuat kita lemas sepanjang hari dan juga sulit berkonsentrasi. 

Berikut adalah hal yang bisa kamu lakukan supaya tidurmu jadi berkualitas dan lebih nyenyak!

1. Tidur dan bangun dengan jadwal konsisten

Jika kamu susah tidur, coba biasakan tidur dan bangun di jam yang sama setiap hari. Ternyata hal ini bisa memperbaiki kualitas tidur dalam jangka panjang, lho. Menurut survei yang dilakukan oleh School Sleep Habit, jadwal tidur yang tidak teratur dapat mengacaukan ritme sirkadian (siklus tidur dan bangun) dan tingkat hormon melatonin, yang bertugas untuk memberi sinyal tidur kepada otak. Semakin konsisten jadwal tidurmu, semakin berkualitas pula tidurmu.

2. Terkena cahaya matahari

Terekspos cahaya matahari ternyata dapat membuat tidur kita lebih nyenyak di malam hari. Sinar matahari membantu ritme sirkadian dengan mempengaruhi kerja otak, tubuh, dan hormon, sehingga kita lebih cepat tidur. Bagi pengidap insomnia, cahaya matahari dapat meningkatkan kualitas dan durasi tidur malam dan efektif untuk mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk mulai tertidur hingga 83%. 

3. Batasi konsumsi kafein

Akhir-akhir ini, sepertinya sulit sekali mengejar deadline tanpa segelas es kopi susu. Memang, kafein yang terdapat dalam kopi terbukti bisa meningkatkan konsentrasi. Tapi jika dikonsumsi terlambat (sore hari,) kafein dapat menstimulasi sistem saraf sehingga tubuh akan sulit rileks secara natural. 

Kafein bisa menetap dalam peredaran darah selama 6 hingga 8 jam. Sehingga, mengkonsumsi minuman berkafein di atas jam 15.00 dapat memperburuk kualitas tidur malam.

4. Olahraga teratur tingkatkan kualitas tidur

Olahraga terbukti dapat meningkatkan kualitas tidur malam dan dapat digunakan untuk meredakan gejala insomnia. Sebuah studi yang mempelajari dampak tidur pada orang tua menunjukan bahwa orang-orang yang berolahraga secara teratur lebih cepat tidur dan bahkan waktu tidurnya bertambah hingga 41 menit. 

Namun, jangan olahraga sebelum tidur, ya. Karena aktifitas fisik mendekati waktu tidur akan meningkatkan produksi hormon epinefrin, atau adrenalin yang akan membuat kita sulit beristirahat.

5. Cukupi kebutuhan Vitamin C

Vitamin C dan kualitas tidur sudah terbukti secara ilmiah memiliki hubungan tidak langsung. Sebuah penelitian menyimpulkan bahwa orang dengan kadar Vitamin C yang rendah justru lebih sering mengalami gangguan tidur.Dalam penelitian lain yang dikutip dari Daily Health Post, asupan Vitamin C yang sedikit menunjukkan penurunan jam tidur orang-orang yang diteliti. Itu artinya kecukupan Vitamin C akan membantu tidur lebih nyenyak. Anda pun tak perlu khawatir minum Vitamin C sebelum tidur.


Related Article


Website ini menggunakan cookie untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari lebih lanjut.
Testing
Holisticare - Facebook Holisticare - Instagram Holisticare - Twitter Holisticare - Youtube