Mitos vitamin c

Vitamin C memiliki banyak manfaat positif yang sudah diketahui banyak orang. Namun ada pula mitos vitamin C yang salah, tapi diyakini oleh beberapa orang. Apa saja mitos tersebut?

Tubuh memerlukan Vitamin C setiap hari. Untuk bantu penuhi kebutuhan Vitamin C tubuh, konsumsilah suplemen Vitamin C. Pilihlah suplemen Vitamin C jenis Ester C seperti Holisticare Ester C, sebab lebih tidak perih di lambung, lebih aman bagi ginjal, dan bertahan 24 jam di dalam tubuh. Kandungan Holisticare Ester C juga lebih mudah diserap oleh tubuh.

Semua orang mungkin sudah tahu bahwa Vitamin C memiliki banyak manfaat yang baik bagi tubuh. Beberapa manfaatnya seperti bantu meningkatkan kekebalan tubuh, menangkal radikal bebas, mempercepat proses penyembuhan, dan beragam manfaat lainnya.

Mitos Vitamin C Yang Keliru

Sayangnya, masih ada juga orang yang masih keliru memahami informasi tentang Vitamin C. Lalu, apa saja informasi tentang Vitamin C yang hanya berupa mitos? Yuk, simak lebih lanjut 4 mitos seputar Vitamin C yang perlu kamu ketahui!

1. Buah citrus adalah sumber vitamin C terbanyak

Yakin bahwa jenis buah citrus merupakan buah-buahan yang mengandung vitamin C terbanyak? Golongan buah citrus, seperti lemon, jeruk nipis, jeruk manis, dan grapefruit  memang memiliki kandungan vitamin C yang tinggi, namun masih banyak buah atau sayur yang memiliki kandungan vitamin C yang lebih tinggi dari golongan buah citrus, seperti paprika merah, kiwi, cabai, brokoli, pepaya, dan stroberi.

2. Konsumsi vitamin C membuat gemuk

Ada juga yang memercayai bahwa konsumsi vitamin C bisa membuat badan gemuk karena vitamin ini dianggap dapat meningkatkan nafsu makan. Faktanya, vitamin C justru membantu kita untuk menjaga berat badan agar menjadi lebih ideal. Seseorang yang mengonsumsi vitamin C sebanyak 500 mg per hari membuat tubuh membakar lemak sebesar 39% lebih banyak saat berolahraga dibandingkan dengan yang tidak mengonsumsi vitamin C. Jadi, jangan ragu untuk konsumsi vitamin C ya, karena akan membuat diet kamu makin efektif!

3. Vitamin C menyebabkan keguguran

Masih ada ibu hamil yang ragu untuk mengonsumsi Vitamin C karena adanya mitos yang mengatakan bahwa mengonsumsi Vitamin C di awal masa kehamilan bisa menyebabkan keguguran.

Faktanya, Vitamin C aman untuk dikonsumsi selama masa kehamilan dan tidak menyebabkan keguguran. Asalkan dikonsumsi dengan dosis yang tepat dan tidak berlebihan.

Bahkan, ibu hamil membutuhkan Vitamin C lebih banyak, dibandingkan dengan wanita yang tidak sedang mengandung. Kebutuhan Vitamin C ibu hamil sendiri adalah 100 mg per hari.

Selain Vitamin C yang berasal dari buah dan sayur, ibu hamil juga bisa memilih Holisticare Ester C sebagai suplemen vitamin C pilihan. Karena, selain dosisnya tepat dan aman bagi lambung, suplemen vitamin C ini pun mengandung bioflavanoid yang bisa membantu mencegah keguguran.

4. Kombinasi udang dan vitamin C bisa mematikan

Informasi yang menyebutkan bahwa mengonsumsi vitamin C setelah menikmati udang atau seafood bisa menyebabkan kematian tentunya hanya mitos, karena tidak didasari oleh bukti ilmiah.

Makanan laut, terutama udang dan kepiting, pada umumnya memang mengandung senyawa arsenik yang bisa menyebabkan masalah kesehatan. Namun, senyawa arsenik yang terkandung dalam seafood tidak berjumlah banyak dan langsung dikeluarkan dari tubuh melalui urin sehingga tidak berbahaya.

Kombinasi vitamin C dan udang juga tidak terbukti menyebabkan reaksi kimia yang mematikan. Jadi, tak perlu khawatir jika kamu ingin menikmati seafood dan jus jeruk untuk menu makananmu.

Nah, itulah beberapa mitos keliru tentang vitamin C. Jadi, jangan ragu lagi untuk selalu mengonsumsi vitamin C setiap hari agar tubuh makin sehat, segar, dan tidak mudah sakit!