Menurunkan Berat Badan

Banyak hal yang menjadi pantangan saat seseorang melakukan diet, entah itu dari asupan makanan dan minuman, kebiasaan, sampai pada hal yang detail seperti zat gizi. Dan ternyata, vitamin C termasuk salah satu zat gizi yang dianggap pantangan oleh sebagian pelaku diet. Padahal vitamin ini bisa membantu kita menurunkan berat badan.

Artikel ini dipersembahkan oleh Holisticare Ester C, suplemen Vitamin C jenis Ester C. Untuk penuhi kebutuhan Vitamin C harian tubuh, konsumsilah Holisticare Ester C. Sebab Holisticare Ester C lebih tidak perih di lambung, lebih aman di ginjal, dan bertahan 24 jam di dalam tubuh.

Sebagian orang menganggap vitamin C adalah zat gizi yang memicu naiknya nafsu makan seseorang. Artinya, vitamin C secara tidak langsung dianggap sebagai zat gizi yang berpotensi menggagalkan diet. Entah dari mana pernyataan ini berasal, yang jelas belum ada bukti ilmiah yang menguatkan hal ini.

Jika ditinjau secara ilmiah, maka fakta yang ada justru sebaliknya. Penelitian oleh departemen nutrisi di Arizona State University, menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi vitamin C dalam kadar rendah tidak mampu menghilangkan lemak seefisien orang yang mengonsumsi vitamin C dengan kadar yang mencukupi.

Lalu dalam jurnal Advances in Pharmacological Sciences ditemukan bahwa vitamin C punya kemampuan menurunkan kadar gula darah puasa (GDP), sehingga menjaga Indeks Massa Tubuh tetap berada pada batas normal. Masih ada beberapa penelitian lain yang mengungkap hal serupa.

Vitamin C Untuk Menurunkan Berat Badan

Pertama, Anda disarankan untuk mengonsumsinya sekitar 4 jam menjelang olahraga. Johnston, C.S, dalam Journal of the American College of Nutrition, menyatakan bahwa orang-orang dengan kandungan vitamin C yang mencukupi pada tubuhnya akan dapat membakar lemak 30 persen lebih banyak saat melakukan olahraga (moderate) dibandingkan mereka dengan kondisi kandungan vitamin C tubuh yang lebih rendah. Jadi, olahraga akan lebih efektif membakar lemak jika tubuh memiliki cukup vitamin C.

Kedua, untuk mempercepat penyerapan vitamin C ke dalam tubuh, sebaiknya Anda mengonsumsinya dalam keadaan perut kosong. Dengan cara ini, vitamin C tidak punya ‘pesaing’ dalam proses penyerapan di tubuh sehingga waktu penyerapannya akan lebih cepat.

Bagi yang mengonsumsinya dalam bentuk suplemen, Anda disarankan untuk kritis memilih suplemen vitamin C yang tidak bersifat asam agar tidak mengiritasi lambungmu. Sebab vitamin C biasa pada umumnya bersifat asam dan tidak ramah terhadap lambung.

Ketiga, pilih vitamin C dengan penyerapan yang maksimal. Vitamin C yang dikonsumsi umumnya banyak terbuang jika tidak diserap maksimal, dan ini sering terjadi pada suplemen vitamin C biasa.

Anda sebaiknya memilih suplemen vitamin C yang mengandung metabolit dehidroaskorbat dan kalsium threonat. Vitamin C seperti ini ada pada Holisticare Ester C, lebih cepat dan lebih banyak diserap oleh sel darah putih yang merupakan benteng utama pertahanan tubuh.

Nah Sahabat Holisticare, tips ini bisa Anda lakukan untuk membantu memaksimalkan diet yang Anda lakukan. Namun perlu diingat, vitamin C jangan untuk disalahartikan sebagai suplemen diet. Sebab, konsumsi vitamin C yang tidak teratur dan berlebihan akan sangat berisiko. Konsumsilah vitamin C dengan dosis tepat namun rutin dilakukan, agar kecukupan vitamin C-mu tetap stabil.