Lawan dan Cegah Penularan AIDS

Bagaimana AIDS dan virus HIV dapat menular dari satu orang ke orang lainnya? Apakah orang bisa tertular HIV dari alat makan penderita atau malah dari peralatan facial dokter kecantikan? Pahami cara penularan AIDS dan HIV agar kamu semakin waspada terhadap bahayanya.

Beberapa bulan lalu, ramai di dunia maya bahwa ada seseorang yang tertular HIV dicurigai setelah ia terapi kecantikan. Sebenarnya mana yang lebih berisiko tertular HIV, bersalaman dengan pengidap HIV atau terapi kecantikan menggunakan jarum suntik yang tidak steril?

Bagaimana Penularan AIDS

Pada dasarnya untuk terinfeksi HIV, darah yang mengandung HIV, cairan sperma yang mengandung HIV atau cairan vagina dengan HIV harus masuk ke dalam tubuh seseorang. Kenapa? Karena HIV hanya dapat ditemukan di dalam cairan tubuh. Apa saja jalan masuk virus HIV ke dalam tubuh kita?

1. Hubungan seksual

Seseorang dapat terinfeksi virus HIV jika ia melakukan hubungan seksual melalui vagina, anal, oral dengan pasangan seksual yang telah terinfeksi virus HIV. Namun berhubungan seksual saja tidaklah cukup. Cairan pengidap HIV (darah, sperma, cairan vagina) harus masuk ke dalam tubuh pasangan seksualnya. Virus HIV bisa masuk melalui luka kecil di mulut, dubur, atau vagina ketika aktifitas seksual sedang dilakukan.

2. Transfusi darah

Pada beberapa kasus, virus HIV dapat berpindah melalui transfusi darah yang terinfeksi HIV.

3. Menggunakan jarum suntik yang sudah dipakai orang lain

Berbagi jarum suntik yang sudah terkontaminasi virus HIV dapat menyebarkan HIV ke pemakainya.

4. Kehamilan, kelahiran, dan menyusui

Seorang ibu yang terinfeksi virus HIV dapat menularkan ke dalam tubuh anaknya ketika masih dalam kandungan, proses kelahiran, dan melalui cairan ASI yang diminum anaknya.

Pahamilah bahwa Anda tidak dapat tertular HIV hanya dengan kontak fisik normal dengan penderita HIV. HIV juga tidak menyebar melalui udara, air, atau gigitan hewan (serangga). Berarti hal-hal dibawah ini aman dilakukan dengan penderita HIV:

  • Berpelukan.
  • Berciuman.
  • Berdansa.
  • Berjabat tangan.
  • Bertukar alat makan.

2019: Kenapa Kita Harus Makin Waspada AIDS

Tahukah Anda bahwa di tahun 2017, ada sekitar 36, 9 juta penderita HIV/AIDS yang hidup di seluruh dunia. Dari seluruh dunia ada sekitar 1,8 juta anak-anak yang sudah hidup dengan HIV. Kebanyakan dari anak-anak ini terinfeksi virus mematikan ini dari ibu kandung mereka ketika dalam kandungan, saat dilahirkan, atau ketika disusui ASI.

Ada sekitar 1,8 juta orang yang baru terinfeksi HIV pada tahun 2017, atau sekitar 5000 infeksi baru dalam sehari. Dari total penderita HIV di seluruh dunia, hanya sekitar 75 persen yang sudah tahu bahwa dirinya sudah terinfeksi HIV. Sedangkan 25 persen lainnya tidak memiliki akses untuk pengujian HIV. Sampai dengan Juni tahun 2017, baru sekitar 21,7 juta penderita HIV di seluruh dunia yang mendapatkan obat untuk terapi antiretroviral.

Waspadai lingkungan di sekitar Anda, dan pahami cara penularan HIV/AIDS untuk menghindarinya. Sayangi pula daya tahun tubuhmu dengan mengonsumsi nutrisi yang dibutuhkannya. Apa saja? Salah satunya adalah Vitamin C, yang sangat ampuh membentuk antibodi untuk tingkatkan sistem kekebalan tubuh seseorang.