Holisticare Logo
Makanan Pantangan Saat Hamil
Back to Article

Ibu & Anak

4 Jenis Makanan Pantangan Saat Hamil

Sejak awal kehamilan, sebaiknya kita mulai memerhatikan setiap makanan yang dikonsumsi, karena setiap asupan yang masuk ke dalam tubuh bisa memengaruhi kesehatan kandungan dan calon buah hati. Sudah tahukah Anda makanan pantangan saat hamil?

Artikel ini dipersembahkan oleh Holisticare Ester C, suplemen Vitamin C jenis Ester C. Untuk penuhi kebutuhan Vitamin C harian tubuh, konsumsilah Holisticare Ester C. Sebab Holisticare Ester C lebih tidak perih di lambung, lebih aman di ginjal, dan bertahan 24 jam di dalam tubuh. Kandungan Holisticare Ester C juga lebih mudah diserap oleh tubuh.

Ini 4 Jenis Makanan Pantangan Hamil

Ternyata, tidak semua makanan aman untuk dikonsumsi selama masa kehamilan, bahkan beberapa jenis makanan tertentu bisa membahayakan kesehatan ibu hamil maupun janin dalam kandungannya.

Lalu, apa saja jenis makanan tersebut? Yuk, ketahui beberapa makanan yang perlu dihindari pada masa kehamilan!

1. Seafood dengan kandungan merkuri tinggi

Seafood memang merupakan sumber protein dan asam lemak omega-3 yang baik untuk perkembangan otak janin. Sayangnya, tidak semua jenis makanan laut aman untuk dikonsumsi. Ada beberapa jenis ikan yang berpotensi terkontaminasi merkuri yang bisa membahayakan perkembangan sistem saraf pada janin, seperti:

  • Ikan todak
  • Tilefish
  • Ikan hiu
  • Ikan tenggiri raja

Selain itu, usahakan juga untuk tidak mengonsumsi ikan mentah, ikan setengah matang, juga ikan yang diawetkan, karena ikan dengan kondisi tersebut cenderung mengandung bakteri atau virus yang membahayakan kandungan.

2. Buah atau sayur yang tidak dicuci

Buah dan sayur sangat disarankan untuk dikonsumsi ibu hamil karena kandungannya yang kaya akan vitamin, mineral, dan serat. Namun, pastikan terlebih dahulu kebersihan dari buah dan sayur yang akan kamu konsumsi.

Endapan pestisida seringkali menempel pada buah atau sayur non-organik yang belum dicuci bersih. Bahan kimia ini tidak baik untuk perkembangan fungsi saraf janin. Berbagai bakteri berbahaya, seperti Salmonella dan E. coli, juga bisa menempel pada sayur dan buah yang tidak bersih.

3. Kafein yang berlebihan

Ibu hamil sebaiknya tidak mengonsumsi minuman berkafein, seperti kopi dan teh lebih dari 200 mg per hari atau setara 2 cangkir per hari. Kandungan kafein yang tinggi bisa memengaruhi detak jantung janin dalam kandungan.

Selain itu, mengonsumsi kafein yang berlebihan juga bisa memperbesar risiko keguguran, terutama di usia kandungan trimester pertama.

4. Monosodium Glutamat (MSG)

Jangan mudah tergoda dengan jajanan yang mengandung banyak vetsin atau MSG. Meski bisa membuat makanan menjadi lebih gurih, konsumsi MSG yang berlebihan tidak baik bagi perkembangan otak janin.

Kandungan MSG yang berlebihan juga bisa menyebabkan tekanan darah tinggi, sehingga meningkatkan risiko terjadinya keguguran atau bayi lahir prematur. Selain itu, mengonsumsi MSG yang terlalu banyak bisa menyebabkan ibu hamil mengalami pembengkakan pada kaki.

Itulah beberapa makanan yang perlu dihindari selama masa kehamilan. Jangan lupa untuk selalu pilih jenis makanan terbaik yang kaya akan asam folat, protein, vitamin, dan mineral untuk pertumbuhan janin yang optimal.


Related Article


Website ini menggunakan cookie untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari lebih lanjut.
Testing
Holisticare - Facebook Holisticare - Instagram Holisticare - Twitter Holisticare - Youtube