Diet & Nutrisi
Diet Mayo: Diet Sehat Dalam Waktu Singkat
Sesuatu yang instan umumnya dinilai kurang sehat, termasuk juga program diet. Namun tahukah Anda, ada salah satu diet instan populer ternyata memenuhi kriteria sehat secara holistik (menyeluruh). Diet tersebut bernama Diet Mayo.
Artikel ini dipersembahkan oleh Holisticare Ester C, suplemen Vitamin C jenis Ester C. Untuk penuhi kebutuhan Vitamin C harian tubuh, konsumsilah Holisticare Ester C. Sebab Holisticare Ester C adalah Vitamin C yang lebih tidak perih di lambung (pH netral), dan 24 hours bioavailability (tersedianya kadar vitamin C dalam tubuh selama 24 jam).
Mengenal Diet Mayo
Diet ini dikenalkan oleh Mayo Clinic dari Amerika Serikat, yang dikembangkan berdasarkan penelitian dan pengalaman klinis para pakarnya di 2010.
Diet Mayo, sebagaimana yang dikemukakan oleh Mayo Clinic, adalah membiasakan lima kebiasaan baik dan menghentikan lima kebiasaan buruk. Kebiasaan-kebiasaan ini mencakup perubahan asupan makanan dengan lebih alami, pengurangan kadar gula, es, garam pada makanan, dan juga peningkatan kebiasaan berolahraga dalam waktu 14 hari.
Berikut ini lima kebiasaan yang harus diganti saat menjalankan program Diet Mayo:
Tujuan perancangan program diet ini adalah untuk membantu individu menurunkan berat badan berlebih, dan menemukan cara makan yang dapat dinikmati seumur hidup.
Ini Versi Indonesianya
Di Indonesia, konsep Diet Mayo justru berbeda dari diet yang dikemukakan Mayo Clinic. Masyarakat Indonesia terlanjur mengenal program diet ini identik dengan ‘puasa’ garam. Dimana seseorang tidak boleh mengonsumsi makanan mengandung garam dalam waktu 14 hari.
Selain garam, pantangan yang harus dihindari adalah es, nasi, dan makanan yang digoreng. Makanan yang boleh dimakan hanya pada makanan kukus, rebus, atau panggang.
Menu makanan pun tidak boleh sembarangan, biasanya masyarakat Indonesia punya menu yang sudah ditentukan sebelum diet berjalan. Menu ini terdiri dari kopi atau teh, buah-buahan, kentang, kacang-kacangan, dan sebagainya.
Uniknya walaupun berbeda pemahaman dengan konsep negeri asalnya, banyak masyarakat yang berhasil menurunkan berat badan dengan Diet Mayo ala Indonesia, salah satunya artis Fitri Tropica yang berhasil menurunkan 6 kilogram dalam waktu 13 hari. Mengapa meskipun caranya berbeda, namun tingkat keberhasilannya bisa sama?
Puasa karbohidrat dan garam dalam 14 hari justru menjadi kunci utama dalam kesuksesan Diet Mayo ala Indonesia. Di dalam tubuh, karbohidrat maupun garam bersifat mengikat air. Karenanya makanan yang tak mengandung karbohidrat dan garam akan membuat air dalam tubuh akan terbuang akibat tidak diikat oleh garam. Hasilnya berat badan akan berkurang.
Selain itu, konsumsi protein yang tinggi saat diet akan membuat seseorang merasa kenyang meski tanpa makan nasi yang mengandung karbohidrat. Itulah sebabnya mengapa diet ini bisa menurunkan berat badan dalam waktu yang singkat.
Jika dilihat dari asupan nutrisinya, maka diet ini dapat dikategorikan sebagai diet yang sehat. Sebab, tubuh masih menerima asupan gizi yang lengkap dan seimbang saat melakukan diet ini. Berbeda dari diet ‘ekstrim’ lainnya yang lebih banyak pantangan nutrisi.






