Holisticare Logo
kegiatan anak untuk perkembangan motorik
Back to Article

Ibu & Anak

Cara Melatih Perkembangan Motorik Anak

kegiatan anak untuk perkembangan motorik si kecil? Bagi orang tua, perkembangan motorik anak menjadi hal yang patut diperhatikan. Pasalnya, perkembangan motorik anak menjadi aspek penting yang harus dilatih demi keterampilan anak dalam bergerak dan melakukan berbagai macam kegiatan fisik. 

Artikel ini dipersembahkan oleh Holisticare EsterC Kids, suplemen Vitamin C anak jenis Ester C. Untuk bantu penuhi kebutuhan Vitamin C anak, konsumsilah Holisticare EsterC Kids. yang dapat dikonsumsi oleh anak mulai usia 2 hingga 12 tahun dan sudah bisa mengulum permen. Holisticare EsterC juga tersedia dalam tablet dan bentuk effervescent yang menyegarkan.

Perkembangan motorik sendiri memiliki dua jenis, yaitu perkembangan motorik halus dan kasar. Perkembangan motorik halus meliputi otot kecil beserta koordinasi mata-tangan, seperti menggambar, menulis, dan merangkai puzzle. Sedangkan perkembangan motorik kasar, meliputi keseimbangan dan koordinasi antar anggota tubuh, seperti merangkak, berjalan, dan berlari.

Keduanya tidak selalu berkembang secara bersamaan. Umumnya, kemampuan motorik kasar lebih dulu terlihat perkembangannya. Namun

Nah, salah satu cara untuk mendorong perkembangan motorik anak adalah dengan melatih anak untuk mengangkat kepala saat tidur di posisi tengkurap. Pada saat anak berusia 1-3 bulan, orang tua perlu secara rutin membalikkan tubuh anak ke posisi tengkurap. Anak kemudian akan berusaha mengangkat kepala dan dadanya dengan bertumpu pada kedua tangannya. Gerakan ini diperlukan untuk melatih otot-otot bagian leher anak.

Saat anak sudah mencapai usia 6 bulan dan sudah fasih mengangkat kepala saat di posisi tengkurap, maka tahap selanjutnya bagi anak adalah mencoba merangkak agar bisa berpindah tempat. Orang tua bisa membantu anak dalam tahap ini dengan menaruh mainan sebagai tujuan, agar anak tertarik untuk menghampiri sambil merangkak.

Di usia 8 bulan, maka umumnya anak akan berusaha untuk berdiri dan berjalan sendiri. Pada tahap ini, alaminya orang tua dapat membantu anak untuk belajar berdiri dan berjalan dengan memegangi kedua tangannya. 

Cara yang mirip saat melatih anak merangkak juga dapat diterapkan, yaitu dengan menaruh tujuan agar anak datang menghampiri. Namun, apabila diperlukan, pada tahap ini, orang tua dapat membantu anak dengan alat bantu seperti push walker.

Orang tua juga dapat memberikan mainan yang dapat melatih daya lihat, dengar, dan rasa pada anak, misalnya plastisin. Plastisin berfungsi untuk melatih kemampuan dan motorik halus anak, yang dapat membantunya mengenal berbagai tekstur. Selain itu, gerakan menggulung, meremas, dan memotong plastisin dapat melatih anak dalam mengendalikan tangan dan mengambil benda-benda dengan tangkas.

Kegiatan sederhana seperti memasang dan melepaskan kancing baju juga memiliki kontribusi. Kegiatan ini berguna dalam merangsang rasa pada jari-jari tangan anak, dan juga melatih koordinasi kedua tangannya.

Perkembangan ini umumnya akan terjadi secara alami, seiring bertambahnya usia. Namun, dukungan dan apresiasi dari orang tua berperan besar agar perkembangan anak berjalan lebih cepat dan optimal. 

Tentunya, dalam seluruh proses ini, orang tua perlu tetap menjaga kesehatan dan daya tahan tubuh anak, agar semua berjalan lancar. Selain memberinya makanan dan minuman bergizi, orang tua juga bisa memberikan suplemen Vitamin C jika diperlukan. Bagi anak berusia 2 tahun ke atas, Holisticare Ester C Kids merupakan pilihan yang tepat untuk dikonsumsi secara rutin.


Related Article


Website ini menggunakan cookie untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari lebih lanjut.
Testing
Holisticare - Facebook Holisticare - Instagram Holisticare - Twitter Holisticare - Youtube