Ibu & Anak
Ini Solusi Sembuhkan Kebiasaan Suka Gigit Kuku
Kebiasaan gigit kuku merupakan perilaku non-destruktif yang bisa bersifat sementara, namun bisa berkembang menjadi gangguan parah jangka panjang. Bagaimana cara menyembuhkan kebiasaan itu pada anak?
Mengatasi kebosanan, meredakan stres, hingga asyik dengan dunianya sendiri, tentunya menjadikan anak memiliki kebiasaan yang unik. Misalnya seperti menarik-narik rambut, menggemeretakkan gigi, menghisap jempol, hingga gigit kuku. Perilaku gigit kuku sendiri biasa dikenal dalam dunia psikologi dengan nama onychophagia.
Kenapa anak-anak melakukannya? Menggigit kuku mungkin nyaman mereka lakukan. Tapi bila tidak ditangani, kebiasaan ini bisa berlanjut hingga si kecil beranjak dewasa.
Untuk bantu menjaga daya tahan tubuh anak penuhilah kebutuhan Vitamin C dengan mengonsumsi suplemen Vitamin C anak yang berjenis Ester C.
Seperti Holisticare Ester C Kids. Sebab Holisticare Ester C Kids memiliki tingkat keasaman mendekati netral, sehingga lebih tidak perih di lambung. Kandungan Holisticare Ester C juga lebih mudah diserap oleh tubuh kita.
Solusi Mengatasi Perilaku Gigit Kuku
Dalam masa tumbuh kembang, anak-anak akan menjalani berbagai hal yang tidak selalu berupa pengalaman menyenangkan. Sebagai orang tua, kita bisa melakukan beberapa hal dibawah ini agar anak berhenti memiliki kebiasaan mengigit kuku:
1. Cari tahu penyebabnya
Janis Kesyer, penulis buku Becoming The Parent You Want To Be, mengatakan bahwa naluri awal orang tua saat melihat anak melakukan kebiasaan yang mengkhawatirkan adalah ingin menghapus kebiasaan itu secepat kilat.
“Padahal orang tua sebaiknya melacak dulu penyebabnya, agar bisa mencari solusi yang paling tepat. Perubahan besar, seperti perceraian, pindah sekolah, dan kelahiran adik baru, adalah beberapa penyebab yang biasa muncul,” ujar Janis lebih lanjut.
2. Jangan memaksa anak
Hukuman terkadang tak bisa menghentikan kebiasaan buruk anak. Jadi buatlah batasan dengan menetapkan aturan. Misalnya dilarang mengigiti kuku di area meja makan. Cara sederhana ini bisa dipilih agar anak bisa menghilangkannya perlahan tanpa memaksakan.
3. Tawarkan pengganti
Berikan alternatif kegiatan lain yang bisa anak lakukan kala dirinya merasa tertekan. Mungkin sebagai orang tua, kita bisa membeli bola karet sebesar genggaman yang bisa dipencet saat dirinya stres. Ya, barangkali ini bisa menjadi solusi mengatasi anak kebiasaan mengigit kuku.





