Gaya Hidup Sehat
Tips Merawat Rambut dan Kulit untuk Wanita Berhijab
Saat memakai hijab maka ada anggota tubuh wanita yang memerlukan perawatan berbeda, yaitu rambut dan kulit. Bagaimana cara merawat keduanya? Simak tips merawat rambut dan kulit untuk wanita berhijab disini.
Artikel ini dipersembahkan oleh Holisticare Ester C, suplemen Vitamin C jenis Ester C. Untuk penuhi kebutuhan Vitamin C harian tubuh, konsumsilah Holisticare Ester C. Sebab Holisticare Ester C lebih tidak perih di lambung, lebih aman di ginjal, dan bertahan 24 jam di dalam tubuh. Kandungan Holisticare Ester C juga lebih mudah diserap oleh tubuh.
Tips Merawat Rambut dan Kulit Saat Berhijab
Memulai berhijab adalah pilihan yang membutuhkan kesiapan. Tak hanya secara mental, wanita juga perlu melakukan persiapan pada hal-hal terkait penampilan, termasuk menyesuaikan perawatan tubuh.
Sebab, anggota tubuh khususnya kepala dan rambut akan mengalami perubahan kebiasaan yang berisiko mengganggu penampilannya, seperti perubahan paparan sinar matahari, kelembapan, atau keringat.
Seorang wanita bernama Mei di daerah Jakarta Barat berbagi cerita tentang bagaimana ia mengalami perubahan penampilan saat mulai berhijab. Menurutnya, berhijab memberi manfaat yang baik terhadap kecerahan kulitnya. Namun Ia menambahkan, masalah kesehatan yang dapat mengganggu penampilan juga bisa muncul ketika ia kurang care melakukan penyesuaian terhadap perawatan tubuhnya.
Masalah-masalah yang diceritakannya ini bisa menjadi pelajaran buat kamu yang mulai konsisten mengenakan hijab agar tak kewalahan menjaga penampilan. Yuk simak tips merawat rambut dan kulit wanita berhijab!
1. Rambut berminyak dan lembab
Berhijab membuatnya terlindung dari sinar matahari. Tapi ternyata dia menemukan potensi masalah lain, yaitu kelembapan. Rambut yang tertutup saat seharian bekerja terasa lebih pengap. Alhasil, produksi minyak di kulit kepala menjadi meningkat. Kulit kepala lembap dan berminyak akan membuat rambut menjadi cepat kotor. Ini tentu sangat mengganggu penampilan jika terus dibiarkan.
Menurut dokter Rony Wijaya, Medical Marketing PT Indocare Citrapasific, rambut lembap atau lepek akibat produksi minyak (sebum) berlebihan dapat disebabkan oleh kadar hormon androgen yang tinggi, mempunyai lebih banyak kelenjar minyak, atau karena faktor keturunan.
Rambut lembap ini dapat dikurangi dengan mencuci rambut 2-3 hari sekali, menggunakan shampo khusus untuk rambut berminyak, dan mengonsumsi makanan bergizi. Selain itu hindari kebiasaan yang salah berikut:
- Sering meluruskan rambut dengan flat iron. Panas yang dihasilkan oleh alat pelurus rambut memicu produksi minyak dalam rangka melindungi helai rambut.
- Sering menyentuh rambut. Tindakan ini makin merangsang minyak lebih banyak diproduksi.
- Memakai gel rambut berlebihan karena justru akan membuat rambut terlihat lebih berminyak.
- Menggunakan kondisioner pada akar rambut karena justru akan membuat rambut menjadi lebih berminyak. Cukup oleskan di ujung rambut saja.
- Menyisir rambut terlalu lama karena dapat merangsang kelenjar untuk memproduksi lebih banyak minyak.
2. Kulit kepala gatal dan berketombe
Masalah kulit kepala gatal dan berketombe adalah side effect dari minyak berlebih di kulit kepala. Mei menyarankan kepada Sahabat Holisticare agar para hijabers pemula membedakan antara perawatan rambut sebelum dan sesudah berhijab. Wanita berhijab perlu lebih sering keramas dengan sampo dan kondisioner. Frekuensi keramas tiap wanita berbeda-beda, tergantung tipe rambut dan paparan lingkungan masing-masing.
Kebiasaan yang berpotensi membuat kulit kepala gatal dan berketombe menurutnya adalah memakai jilbab saat rambut masih basah, serta terlalu jarang mengistirahatkan rambut di rumah dalam keadaan terbuka dan tidak diikat. Hijabers, sebaiknya hindari ini ya!
3. Keringat dua kali lebih banyak
Ia bercerita bahwa keringat juga perlu diperhatikan terutama untuk orang berbadan gemuk. Menggunakan pakaian yang tertutup tentu akan mempersempit sirkulasi udara. Tidak sedikit wanita berhijab mengalami lepek dan bau badan tidak sedap akibat salah memilih baju. Masalah ini selain mengganggu diri sendiri, juga mengganggu orang lain. Lebih parah lagi, kemungkinan biang keringat pun bisa saja terjadi.
Kepada sesama hijabers pemula yang sedang antusias mengganti penampilan, Mei menyarankan agar tidak memilih pakaian yang terlalu ketat dan berbahan panas. Bagi yang menggunakan manset, pilihlah yang tidak terlalu tebal. Jika tubuhmu terbiasa mengeluarkan banyak keringat, hindari terlalu banyak makan garam, bawang, makanan berlemak, berkafein, dan pedas.
4. Rambut rontok dan kusut
Dengan tipe rambut yang cukup pendek dan bergelombang, cuatan-cuatan rambutnya sangat rentan muncul menembus keluar jilbab. Mei pun mengatasinya dengan mengikat kencang. Setelah itu cuatan rambutnya memang tak keluar lagi dari jilbab, tetapi justru malah banyak yang keluar dari sarangnya alias rontok. Mengikat rambut terlalu kencang menyebabkan kerontokan. Rambut pun berpotensi mengalami kusut.
Tips darinya, jangan mengikat rambut terlalu kencang. Usahakan untuk menyisir rambut dengan belahan berbeda dari hari ke hari untuk mencegah garis tepi rambut menipis dan rontok. Mencegah rambut rontok dari dalam tubuh bisa dilakukan dengan mencukupi kebutuhan vitamin C. Dengan bantuan vitamin C, tubuh akan memproduksi jaringan penyusun rambut lebih banyak.
5. Belang antara wajah dan leher
Salah satu keuntungan berjilbab dalam hal penampilan adalah ketika bagian yang tertutup menjadi semakin bersih, salah satunya leher. Namun leher yang bersih juga harus diimbangi dengan wajah yang bersih. Mei yang menggunakan sepeda motor setiap hari cukup khawatir wajahnya terlihat belang. Karena itu, dia merasa perlu lebih care dengan kebersihan dan kecerahan wajahnya.
Dalam sehari Mei mencuci wajahnya 3 kali sehari, ditambah perawatan krim dan sunscreen sebelum berangkat kerja. Dia juga rajin mengonsumsi Holisticare Ester C setiap sebelum sarapan. Karena ternyata, vitamin C juga membantu mencerahkan dan mengencangkannya.
Mengonsumsi Vitamin C sebelum sarapan adalah cara terbaik agar Vitamin C lebih cepat dan banyak terserap. Namun pastikan vitamin C yang dikonsumsi aman di lambung. Karena suplemen vitamin C pada umumnya memiliki kadar keasaman yang tinggi.
Pengalaman Mei dalam menyesuaikan penampilan bisa menjadi inspirasi bagi Sahabat Holisticare yang baru memulai berhijab. Dengan tips-tips ini, kamu bisa tetap tampil cantik dengan perubahan penampilan yang kamu lakukan.








