Holisticare Logo
Back to Article

Penyakit

Kenali Lokasi Nyeri di Tubuh pada Gangguan Jantung

Gangguan jantung dan nyeri dada? Anda pasti pernah merasakan nyeri di dada, setidaknya sekali dalam setahun. Nyeri tersebut bisa jadi membuat Anda bertanya-tanya, apakah nyeri yang dirasa merupakan tanda masalah jantung? Jangan langsung khawatir dan mengambil kesimpulan, karena ada beberapa fakta jantung yang perlu Anda ketahui.

Dalam rangka memperingati Hari Jantung Sedunia, yuk lebih cermat dan waspada terhadap lokasi nyeri di tubuh pada masalah jantung! Artikel ini dipersembahkan oleh Holisticare Ester C sebagai bentuk kepedulian kami di hari kesehatan jantung sedunia.

Nyeri di Dada

Dilansir dari Kompas.com, perihal nyeri di dada ternyata bukan berarti gangguan jantung, lho! Bahkan, dari sebuah penelitian di Swiss terhadap 672 pasien dengan keluhan nyeri di dada, hasilnya menunjukkan lebih banyak diakibatkan masalah otot (sekitar 50% dari responden) dibandingkan gangguan jantung (sekitar 16% dari responden).

Meski demikian, bukan berarti Anda bisa mengabaikan rasa nyeri yang dialami. Pasalnya, kemungkinan bahwa nyeri di dada diakibatkan oleh masalah jantung tetap ada. Maka, Anda perlu mengenali lokasi nyeri di tubuh yang menjadi indikasi gangguan jantung, agar dapat lebih waspada.

Lokasi Nyeri pada Gangguan Jantung

Rasa nyeri pada jantung umumnya muncul akibat kurangnya aliran oksigen dan darah, yang terjadi karena penyumbatan atau penyempitan pembuluh darah jantung. Rasa nyeri tersebut umumnya bersifat tumpul, atau seperti tekanan dan sesak di lokasi nyeri. Selain itu, umumnya nyeri pada gangguan jantung juga tidak terlokalisasi dan menjalar melalui saraf ke beberapa daerah di tubuh, seperti bahu, lengan kiri, punggung, leher, bahkan rahang. 

Dapat disimpulkan, berikut adalah beberapa lokasi nyeri di tubuh pada gangguan jantung menurut informasi dari Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia:

  • Di belakang tulang dada,
  • Di belakang tulang dada menjalar ke leher,
  • Dari dada menjalar ke bahu dan lengan,
  • Dari dada menjalar ke rahang,
  • Dada bawah, tepatnya di ulu hati (seperti sakit mag), dan
  • Di daerah punggung, di antara kedua belikat.

Rasa nyeri pada gangguan jantung umumnya tidak terpengaruh jika Anda menarik atau mengembuskan napas, dan tidak dipengaruhi posisi tubuh. Selain itu, ada beberapa gejala yang sering mengiringi rasa nyeri yang muncul, seperti berkeringat dingin, denyut jantung cepat, lemas, mual, dan/atau muntah.

Melihat banyaknya ciri dan jenis nyeri di dada, tentu kita perlu lebih cermat dan waspada akan perbedaan dan ciri khas rasa nyeri pada gangguan jantung. Namun, alangkah baiknya jika Anda melakukan langkah preventif, sebelum kita terlanjur merasakan nyeri ataupun masalah jantung.

Menjalani pola hidup yang sehat dan seimbang dengan mengonsumsi makanan dan minuman sehat, serta menjadikan olahraga sebagai rutinitas dapat berpengaruh besar dalam pencegahan masalah jantung. 

Selain itu, bila perlu, konsumsi vitamin C juga memiliki dampak positif bagi jantung. Pasalnya, vitamin C terbukti dapat mencegah peningkatan tekanan darah, membantu melindungi tubuh dari risiko penggumpalan dalam pembuluh darah, dan membantu menurunkan kadar kolesterol. Ketiganya memiliki hubungan yang erat dengan fungsi jantung



Website ini menggunakan cookie untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari lebih lanjut.
Testing
Holisticare - Facebook Holisticare - Instagram Holisticare - Twitter Holisticare - Youtube