Penyakit
Kanker Serviks Bisa Dicegah Dengan Vitamin C, Benarkah?
Sahabat Holisticare tentu sudah tidak asing dengan yang namanya kanker serviks bukan? Kanker jenis ini merupakan kanker yang sangat ditakuti oleh kaum wanita. Kanker yang disebut juga sebagai kanker leher rahim ini, adalah kanker yang menyerang bagian organ reproduksi wanita, tepatnya di daerah leher rahim atau pintu masuk rahim.
Berdasarkan Riskesdas Indonesia tahun 2013, terdapat lebih dari 330 ribu kasus kanker di Indonesia. Dan kasus kanker kedua terbesar adalah kanker di serviks. Dimana 2 dari 10 ribu wanita Indonesia menderita kanker pada serviks. Diperkirakan pula, 26 wanita meninggal setiap harinya karena kanker serviks. Selain itu, menurut data World Health Organization (WHO) tahun 2014, terdapat lebih dari 92 ribu kasus kematian wanita yang disebabkan kanker. Sebesar 10,3% kematian tersebut diakibatkan kanker serviks.
Pada awalnya kanker serviks tidak memiliki gejala yang bisa dirasakan langsung oleh penderitanya. Umumnya gejala kanker pada serviks muncul ketika penderitanya sudah memasuki stadium akhir. Gejala tersebut seperti munculnya pendarahan tidak normal pada vagina, keluarnya cairan tanpa henti dengan bau yang aneh dari vagina. Selain itu, terjadinya perubahan siklus menstruasi tanpa diketahui penyebabnya. Contohnya seperti periode menstruasi yang lebih dari tujuh hari dalam kurun waktu tiga bulan atau lebih.
Kurang Vitamin C Berisiko Kanker Serviks
Ada beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko terkenanya penyakit kanker serviks disamping akibat infeksi HPV (human pappilomavirus). Faktor tersebut di antaranya:
- Merokok.
- Sering berganti pasangan.
- Mengonsumsi pil KB dalam jangka waktu yang lama.
- Kurangnya asupan vitamin, terutama Vitamin C.
Dalam hal ini, kurangnya asupan vitamin C bisa meningkatkan risiko terkena kanker pada serviks. Tubuh yang kekurangan vitamin C akan menyebabkan sistem imun kekurangan daya dalam melawan virus atau bakteri, sehingga virus atau bakteri bisa menginfeksi tubuh.
Karena itu penting mencegah terjangkitnya penyakit ini dengan menerapkan pola hidup sehat dan menjaga asupan vitamin C dalam tubuh. Cukupi kebutuhan vitamin C harianmu dengan rutin mengonsumsi buah dan sayur yang kaya vitamin C. Namun perlu diingat, asupan vitamin C dari buah dan sayur saja tidak cukup.
Imbangi dengan mengonsumsi suplemen vitamin C yang tepat seperti Holisticare EsterC karena kandungannya tidak perih di lambung dan dapat diserap tubuh lebih cepat dibanding vitamin C biasa. Sehingga manfaat vitamin C bisa cepat dirasakan oleh tubuh.





