Holisticare Logo
Risiko Kesehatan Si Anak Gadget
Back to Article

Ibu & Anak

Ini Pengaruh Terlalu Sering Bermain Gadget pada Anak

Buah hati Anda menjadi anak gadget? Anak balita zaman now begitu mudah akrab dengan gadget. Namun sebaiknya Anda berhati-hati, sebab gadget tidak melulu membawa efek positif. Apa saja efek negatifnya?

Sebuah studi yang dipresentasikan pada pertemuan tahunan Pediatric Academic Societies 2015 menyatakan bahwa 36 persen anak berusia di bawah 1 tahun sudah pernah mencoba layar sentuh atau men-scroll layar, 24 persen pernah menelpon seseorang, 15 persen pernah menggunakan aplikasi dan 12 persen sudah bermain video game.

Risiko Kesehatan Si Anak Gadget

Perkenalan anak dengan gadget sejak usia yang ‘terlalu dini’ menimbulkan pendapat pro dan kontra. Tapi, apa memang ada efek negatif gadget bagi anak? Ada, ini beberapa efek negatif gadget:

  • Menghambat perkembangan kognitif anak. Otak balita sedang berkembang pesat sejak lahir. Paparan gadget secara berlebih dapat membuat perkembangan kognitif balita melambat, kesulitan konsentrasi, bahkan gangguan pendengaran.
  • Membuat anak terobsesi hingga merasa gelisah. Kebiasaan memberikan gadget pada balita dapat membuatnya terobsesi akan gadget. Jika Anda tidak meminjamkan gadget padanya, maka balita akan gelisah dan tantrum.
  • Terlambatnya perkembangan fisik. Balita seharusnya ‘sibuk’ menjelajahi area rumah, bukan terpaku menatap layar TV atau gadget. Kurangnya aktivitas fisik mengakibatkan terlambatnya perkembangan fisiknya.
  • Menghambat hubungan sosialnya. Ketika sudah kecanduan gadget, maka ikatan balita dengan anggota keluarga atau teman seusianya akan terhambat. Jika diteruskan maka balita dapat tumbuh menjadi penyendiri.
  • Mengganggu kesehatan balita. Beberapa diantaranya mata tegang, postur duduk buruk, dan paparan radiasi elektromagnetik. Bayangkan jika hal ini terjadi pada mata anak Anda setiap hari.

Cara Menjaga Kesehatan Si Anak Gadget

Untuk mengurangi efek gadget pada kesehatan mata dan radiasi elektromagnetik, sebaiknya orangtua memberikan makanan bernutrisi dan bila perlu suplemen vitamin C untuk anak. Lho, apa hubungannya Vitamin C dengan mata anak?

Vitamin C merupakan antioksidan penting yang dapat menjaga kesehatan mata, dan juga bantu tubuh membentuk dan menjaga jaringan kolagen pada kornea mata. Pastikan pula memilih suplemen vitamin C anak dengan xylitol, pemanis alami yang tidak merusak gigi.


Related Article


Website ini menggunakan cookie untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari lebih lanjut.
Testing
Holisticare - Facebook Holisticare - Instagram Holisticare - Twitter Holisticare - Youtube