Ibu & Anak
Cegah Obesitas Anak dengan Bergerak Aktif
Sahabat Holisticare, kelebihan berat badan atau obesitas tidak cuma bisa dialami oleh orang dewasa saja, namun anak-anak juga bisa mengalami obesitas. Banyak penyebab yang bisa membuat seorang anak mengalami obesitas, di antaranya seperti faktor keturunan, pola makan yang tidak sehat, sampai aktivitas fisik yang kurang. Dengan banyaknya rumah makan cepat saji dan berbagai macam jajanan yang tidak sehat tentu akan sulit bagi seorang anak untuk menolaknya. Terlebih, jika rumah makan tersebut memberi iming-iming sebuah mainan.
Selain itu, majunya sebuah teknologi tidak hanya memberikan dampak yang positif, namun juga memiliki dampak negatif untuk anak-anak. Maraknya permainan berbasis internet dan video games tentu membuat seorang menjadi ketagihan untuk terus bermain. Terlebih permainan tersebut tidak mengharuskan mereka banyak bergerak dan mengeluarkan keringat.
Menurut Mayo Clinic, seorang anak yang mengalami obesitas akan berisiko mengalami komplikasi secara fisik dan sosial. Secara fisik komplikasi yang biasa dialami seorang anak seperti terkena diabetes tipe 2, sindrom metabolik, kolesterol tinggi, gangguan jantung, asma, gangguan tidur, hingga pubertas dini.
Untuk gangguan sosial sendiri, seorang anak yang mengalami obesitas cenderung akan merasa rendah diri, depresi, sampai memiliki gangguan perilaku. Gangguan perilaku tersebut seperti selalu membuat masalah di kelas sampai menarik diri dari lingkungan sekitar.
Tentu Sahabat Holisticare tidak menginginkan mereka mengalami gangguan tersebut bukan? Untuk itu, penting bagi kamu mengubah pola hidup mereka agar tetap sehat. Banyak cara yang bisa dilakukan untuk mencegah seorang anak mengalami diabetes. Salah satunya dengan melakukan 3M.
Menurut Pengurus Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Ahli Gizi (Persagi), Rita Ramayulia, DCN, M.Kes, untuk mencegah anak mengalami obesitas yaitu dengan orangtua melakukan 3M (move, model, meet). Move adalah orangtua harus membantu anak mengeluarkan energi dengan cara berolahraga. Model adalah cara orangtua mencontohkan bagaimana olahraga tersebut. Sedangkan meet adalah dengan melakukan olahraga tersebut secara bersama-sama antara orangtua dan anak. Dengan menerapkan 3M anak akan lebih mudah untuk menerapkan pola hidup sehat.
Selain menerapkan 3M, penting juga untuk memastikan anak memiliki pola makan yang sehat dan bergizi. Hal ini karena, pola makan anak cenderung mengikuti pola makan yang biasa orangtua terapkan. Untuk itu, penting untuk seluruh anggota keluarga turut menerapkan pola makan yang sehat sehingga anak akan mudah mengikuti dan asupan yang ia peroleh pun dapat terjaga dengan baik.
Selain dari asupan makanan, penting juga Sahabat Holisticare memastikan kandungan vitamin dalam tubuh anak selalu tercukupi, terutama kandungan vitamin C-nya. Dengan asupan vitamin C yang cukup, tubuh akan mampu meningkatkan efektivitas kerja insulin sehingga mengurangi risiko diabetes. Selain itu, vitamin C juga bisa membantu proses pembakaran lemak pada tubuh. Untuk itu, yuk bantu penuhi kebutuhan vitamin C mereka dengan rutin memberikan anak Holisticare EsterC Kids agar tubuh mereka lebih sehat dan terhindar dari obesitas.








