Begini Cara Redakan Nyeri Otot Usai Olahraga

Nyeri otot tubuh seringkali kita rasakan setelah bermain basket, futsal, atau jogging. Kenapa bisa muncul nyeri? Bagaimana meredakannya? Apa yang bisa kita lakukan sebelum berolahraga, agar terhindar dari nyeri pada otot?

Bola dioper, kemudian Anda mempraktekkan skill ala pemain bola kelas dunia. Satu, dua musuh terlewati, namun tiba-tiba… Muncul rasa nyeri di salah satu otot kaki. Kenapa bisa terjadi? Padahal Anda sudah melakukan pemanasan dengan baik.

Tips Redakan Nyeri Otot

Menurut Allan H. Goldfarb, seorang profesor dan fisiologis University of North Carolina, hal pertama yang dilakukan ketika otot terasa nyeri adalah mengompresnya dengan es batu dibungkus kain tipis. Tujuannya adalah untuk menghambat inflamasi.

Setelah itu, Sahabat Holisticare dapat mengompresnya dengan air hangat untuk memperlancar aliran darah pada bagian otot yang terasa nyeri. Kompres air hangat juga dapat meredakan nyeri sendi.

Untuk bantu mengurangi dan meredakan nyeri pada otot, Sahabat Holisticare juga dapat meningkatkan konsumsi buah atau sayuran yang memiliki kandungan vitamin C tinggi. Rutin mengonsumsi buah dan sayur kaya vitamin C juga dapat bantu mencegah terjadinya nyeri otot.

Cermatlah dalam memilih buah dan sayur, agar kandungan vitamin C di dalamnya tidak rusak. Konsumsilah buah dan sayur dengan kondisi masih segar dan matang agar Sahabat Holisticare mendapatkan kandungan nutrisi maksimal.

Penyebab Nyeri Otot

Mencegah memang lebih baik daripada mengobati. Untuk tahu bagaimana mencegah nyeri otot, kita harus tahu apa saja yang dapat menyebabkan nyeri otot. Ada beberapa penyebab nyeri otot, yaitu:

  • Melakukan gerakan yang tidak biasa Anda lakukan, seperti melakukan trik mengolah bola yang jarang dilakukan.
  • Meningkatkan beban olahraga secara mendadak, atau tubuh sudah mencapai kemampuan maksimal berolahraga.
  • Melakukan aktivitas yang justru memanjangkan otot bukan memendekkannya, seperti jalan menuruni bukit.

Ini Cara Mencegah Nyeri Otot

Kita sering mendengar saran agar melakukan peregangan sebelum berolahraga, supaya terhindar dari nyeri pada otot. Namun ternyata saran ini tidak sepenuhnya benar, sebab penelitian membuktikan bahwa peregangan tidak mencegah cedera atau nyeri. Lebih baik lakukan pemanasan dulu baru peregangan. Kenapa?

Ethel Frese, profesor terapi fisik di Universitas St. Louis, mengatakan bahwa yang sebaiknya dilakukan adalah pemanasan sebelum berolahraga. Peregangan dapat dilakukan setelah otot-otot tubuh sudah ‘panas’.