Holisticare Logo
asap rokok
Back to Article

Gaya Hidup Sehat

Asap Rokok: Bisa Turunkan Kadar Vitamin C Tubuh

Bagi perokok, aktivitas favoritnya tentu saja merokok. Biasanya merokok dilakukan usai makan bersama, atau ketika berada di tempat umum. Bahkan saat bersama anggota keluarga, perokok bisa dengan santainya merokok. Padahal asap rokok dapat merusak kesehatan orang-orang disekitarnya. Apa saja efeknya? Simak di artikel ini.

Artikel ini dipersembahkan oleh Holisticare Ester C, suplemen Vitamin C jenis Ester C. Untuk penuhi kebutuhan Vitamin C tubuh secara cepat, konsumsilah Holisticare Ester C 1000. Sebab Holisticare EsterC adalah Vitamin C yang lebih tidak perih di lambung, dan 24 hours bioavailability (ketersediaan Vitamin C di dalam tubuh selama 24 jam). Holisticare EsterC juga tersedia untuk anak dan dalam bentuk effervescent yang menyegarkan.

Asap Rokok Beracun

Sadar atau tidak, perokok dapat berubah menjadi seseorang yang egois akibat kebutuhan merokok mereka. Jika sopan, seorang perokok akan berusaha menjauh dari orang lain untuk merokok. Namun jika sedang butuh merokok, perokok bisa merokok dimanapun. Saya pernah menjadi keduanya, perokok ‘sopan’, atau perokok yang ‘butuh’.

Saya bahkan pernah merokok di kamar adik saya, sehingga dia menghirup asap dari rokok saya. Saat itu saya tidak peduli jika adik saya menghirup asap rokok, karena saya sedang membutuhkan rokok. Padahal asap dari rokok yang kita hirup, bisa berdampak buruk terhadap kesehatan.

Asap rokok sendiri adalah zat sangat beracun yang terdiri lebih dari 7.000 senyawa kimia. Beberapa bahan kimia berbahaya dalam asap rokok yang beracun, dan dapat memicu kanker, antara lain:

  • Benzene, terkandung dalam pestisida dan bensin yang dapat meningkatkan resiko kanker
  • Formaldehida, digunakan sebagai cairan pembalseman yang dapat menyebabkan penyempitan saluran pernafasan bagian bronkus dan akumulasi cairan dalam paru-paru
  • Hidrogen sianida, merupakan zat beracun/ jenis gas yang digunakan Nazi Jerman untuk membunuh makhluk hidup dalam ruangan tertutup, yang dapat meningkatkan risiko penyakit saraf, penyakit jantung, penyakit tiroid, maupun penyakit saluran pernafasan
  • Karbon monoksida, merupakan gas yang tidak berbau maupun tidak berwarna yang sangat berbahaya dan mematikan dalam jumlah besar karena dapat menurunkan level oksigen
  • Arsenik, digunakan dalam racun tikus yang bersifat karsinogenik/ pencetus kanker
  • Timbal, suatu material toksik dan termasuk logam berat yang dapat terhirup dan terakumulasi dalam jaringan ataupun cairan tubuh akibat merokok 

Efek Negatif Asap Rokok

Bukan hanya si perokok saja, namun orang-orang yang menghirup asap rokok dapat terkena efek negatif dari rokok. Merokok sendiri dapat merusak sistem pernapasan, sistem peredaran darah, sistem reproduksi, kulit, dan mata, serta meningkatkan risiko berbagai jenis kanker. Berikut dua efek negatif menghirup asap rokok:

1. Meningkatkan pembentukan radikal bebas

Rokok juga diklaim dapat mempercepat pembentukan radikal bebas di dalam tubuh kita. Radikal bebas inilah yang dapat menimbulkan gangguan kesehatan, sebab radikal bebas dapat merusak jaringan tubuh yang sehat. Mutasi sel-sel yang terjadi akibat radikal bebas dapat memicu terbentuknya sel-sel kanker.

Studi tahun 2014 di RS Arifin Achmad Pekanbaru, mengungkapkan adanya hubungan signifikan antara riwayat merokok dengan stadium kanker paru. Riwayat merokok seseorang akan mempengaruhi stadium kanker paru yang dideritanya.

Semakin banyak dan lama seseorang merokok, maka akan semakin tinggi stadium yang akan ditemukan pada pasien kanker paru tersebut.

2. Menurunkan kadar vitamin tubuh

Merokok dapat mempercepat produksi radikal bebas di tubuh Anda. Vitamin bertindak sebagai pertahanan melawan radikal bebas. Vitamin, khususnya vitamin C dan E, membantu tubuh menetralisir radikal bebas untuk mencegah kerusakan. Merokok dapat menghabiskan kadar vitamin dalam tubuh, sehingga radikal bebas akan lebih mudah merusak tubuh.

Konsumsi Vitamin C Lebih Banyak

Penelitian telah menemukan bahwa perokok, dan mereka yang menghirup asap rokok, dapat mengurangi jumlah vitamin C dalam tubuh mereka. Perokok, dan orang yang menghirup asap rokok, membutuhkan lebih banyak vitamin C setiap harinya dibandingkan non-perokok.

Beberapa studi di Amerika Serikat tahun 1999 dan 2008, merokok atau terpapar asap rokok secara pasif dapat berkontribusi pada peningkatan konsentrasi timbal dalam darah dan kondisi terpapar timbal tingkat rendah yang kronis.

Percobaan intervensi pada 75 pria dewasa perokok menyimpulkan bahwa suplementasi vitamin C 1000 mg per hari dapat menghasilkan konsentrasi timbal dalam darah yang lebih rendah secara signifikan.

Mekanisme vitamin C mengurangi konsentrasi timbal dalam darah belum diketahui, namun telah dipertimbangkan bahwa vitamin C dapat membantu meningkatkan pengeluaran timbal dari dalam tubuh melalui urine.

Selain itu, sebuah penelitian tahun 2017 menemukan bahwa konsumsi tinggi makanan yang kaya akan vitamin C dapat mengurangi risiko kanker paru-paru pada perokok wanita.

Hasil studi tersebut mendukung fakta bahwa mengkonsumsi buah dan sayur yang kaya akan vitamin dan antioksidan dapat membantu menurunkan risiko kanker paru, baik untuk perokok maupun non-perokok.

Keunikan lain dari vitamin C adalah mampu membantu regenerasi antioksidan lainnya untuk menetralisir radikal bebas.

Atasi efek negatif asap rokok dengan asupan berbagai antioksidan, termasuk konsumsi buah maupun sayuran, dan terutama yang mengandung vitamin C. Adanya ancaman asap rokok yang sering ditemui, dapat dibantu dengan suplementasi vitamin Holisticare EsterC 1000.

Tingkat keasaman Ester C yang hampir netral membuat Holisticare EsterC tidak lebih perih di lambung.



Website ini menggunakan cookie untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari lebih lanjut.
Testing
Holisticare - Facebook Holisticare - Instagram Holisticare - Twitter Holisticare - Youtube