Holisticare Logo
Pola Makan Diet Sehat
Back to Article

Diet & Nutrisi

Ini Dia Pola Makan Diet Sehat

Ketahuilah pola makan diet sehat di sini, agar Anda tidak hanya ikut arus tren diet yang belum tentu cocok bagi Anda. Dan juga karena begitu banyak program diet yang ternyata berdampak tidak sehat bagi tubuh.

Pentingnya Pola Makan Diet Sehat

Sebagian dari kita masih bertanya-tanya, sebesar apa sih pengaruh pola makan diet sehat bagi kebugaran tubuh seseorang? Jawabannya adalah, pengaruhnya cukup besar. Sebab pola makan sehat, dilengkapi aktivitas fisik yang cukup serta gaya hidup yang sehat, menjadi dasar dari kebugaran tubuh.

Memang apa sih efeknya jika kita melakukan pola makan yang tidak sehat? Ada beberapa efek yang akan terjadi jika Anda makan dengan pola yang tidak sehat, yaitu:

  • Berat badan bertambah. Makanan seperti daging olahan, daging merah, produk turunan susu, camilan manis dan tinggi kalori, bisa tingkatkan berat badan.
  • Kekurangan nutrisi. Makanan tidak sehat dapat memicu kekurangan nutrisi, meskipun Anda sering memakannya. Gejala kekurangan nutrisi antara lain kelelahan, linglung, kulit kering, berkurangnya imunitas tubuh, pusing, dan kesulitan belajar.
  • Penyakit jantung dan stroke. Pola makan yang terlalu sering mengonsumsi lemak jenuh, lemak trans, serta kalori akan menaikkan kadar kolesterol darah ke tingkat yang tidak sehat. Hal ini akan meningkatkan pula risiko penyakit jantung dan stroke.
  • Diabetes. Orang dengan pola makan tidak sehat lebih berisiko terkena diabetes tipe 2, akibat penambahan berat badan.

Inilah Pola Makan Diet Sehat

Lalu bagaimanakah pola makan yang sehat bagi tubuh kita? Ada beberapa tips Kris Gunnars dari Authority Nutrition yang dapat diterapkan sebagai pola makan sehat, yaitu:

  1. Mulailah hari dengan sarapan berprotein tinggi. Kenapa? Agar rasa kenyang bertahan lebih lama di perut, sehingga konsumsi makan kita berkurang.
  2. Perbanyaklah minum air putih. Setengah jam sebelum makan, minumlah air putih satu gelas. Kemudian ketika merasakan lapar, biasakan untuk meminum segelas air putih. Kebiasaan sederhana ini bisa turunkan 44 persen berat badan serta kalori.
  3. Jangan lupa konsumsi makanan berserat. Serat menyebabkan mudahnya sisa makanan dikelola dan keluar tubuh lebih cepat. Hal ini disebabkan serat akan mengikat banyak air. Meningkatkan konsumsi serat juga bisa menurunkan risiko penyakit jantung atau diabetes.
  4. Jadikan sayur dan buah sebagai camilan. Daripada sering mengonsumsi camilan tidak sehat, lebih baik ganti camilan Anda dengan sayur atau buah. Tingginya kandungan serat dan air membuat sayur dan buah dapat bantu kelancaran pencernaan.
  5. Makan dalam jumlah sedikit tapi sering. Fungsinya adalah untuk menjaga keaktifan metabolisme tubuh.

Kurangi Makanan Manis

Selain 5 tips di atas, Anda juga disarankan untuk membatasi konsumsi makanan manis. Menurut Tina Haupert, praktisi fitness dan kontributor The Boston Globe, usaha menahan keinginan konsumsi makanan manis merupakan sesuatu yang penting dilakukan. Tina juga mengungkapkan tiga cara untuk kurangi konsumsi makanan manis yaitu:  

  • Atur waktu makan yang terjadwal. Coba batasi diri untuk makan manis di luar jadwal yang ditentukan. Misalnya dengan makan makanan manis sehari sekali setelah jadwal makan siang atau saat sore hari.
  • Makan makanan yang lengkap, memiliki kandungan karbohidrat kompleks, protein, dan lemak sehat. Sehingga Anda kenyang dan mengurangi dorongan untuk makan camilan manis.
  • Konsumsilah buah, daripada camilan manis. Pilihlah buah yang rasanya manis seperti anggur, beri, atau apel.

Related Article


Website ini menggunakan cookie untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari lebih lanjut.
Testing
Holisticare - Facebook Holisticare - Instagram Holisticare - Twitter Holisticare - Youtube