Gaya Hidup Sehat
Ini Penyebab Gangguan Perut Di Awal Bulan Puasa
Seminggu pertama Bulan Ramadan, adalah hari-hari dimana umat muslim begitu bersemangat melakukan ibadah puasa. Sayangnya sebagian orang harus menghadapi gangguan perut seperti, yaitu mual, muntah, dan diare. Tahukah Anda apa penyebabnya?
Artikel ini dipersembahkan oleh Holisticare Ester C, suplemen Vitamin C jenis Ester C yang bisa bantu penuhi kebutuhan harian Vitamin C tubuh untuk memperkuat daya tahan tubuh. Pilihlah Holisticare Ester C, yang memiliki tingkat keasaman mendekati netral sehingga lebih tidak perih di lambung dan bisa dikonsumsi sebelum dan sesudah makan. Kandungan Holisticare Ester C juga lebih mudah diserap oleh tubuh kita.
Agar tubuh tetap segar dan bugar sepanjang hari selama berpuasa, karena kita harus pintar-pintar dalam mengatur pola makan dan minum pada saat sahur atau berbuka.
Penyebab Gangguan Perut Saat Berpuasa
Gangguan perut yang terjadi di awal puasa bisa disebabkan karena banyak hal. Yang pertama adalah karena hidangan sahur dan berbuka. Mayoritas masyarakat kita umumnya mempersiapkan hari-hari pertama puasa dengan makanan spesial. Dan, makanan spesial itu rata-rata mengandung minyak, asam, atau pedas. Inilah masalahnya!
Makanan mengandung minyak atau makanan asam akan meningkatkan produksi asam lambung, yang berujung pada terdorongnya makanan kembali ke kerongkongan. Kondisi ini akan membuat perut terasa mual bahkan muntah.
Selain itu, makanan pedas berkontribusi terhadap diare. Menurut Dr. H. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB, FINASIM, FACP, mayoritas masyarakat mengkonsumsi makanan berbuka dengan tidak tepat. Contohnya seperti mengkonsumsi makanan terlalu pedas, atau terlalu banyak, sehingga saat malam atau pagi harinya justru mengalami diare.
Kedua, rasa tidak nyaman di perut juga disebabkan karena perubahan jam makan. Perubahan ini menuntut tubuh untuk beradaptasi menyesuaikan jam biologis pencernaan. Dalam proses adaptasi ini, tubuh menghasilkan tingkat keasaman (pH) lebih banyak. Kondisi ini menyebabkan perut menjadi tidak nyaman.
Memilih Vitamin C Yang Ramah Lambung
Bagi yang mengkonsumsi suplemen Vitamin C setiap hari, rutinitas mereka ini juga bisa jadi penyebab perut tidak nyaman di awal puasa. Umumnya suplemen Vitamin C yang digolongkan sebagai asam, memiliki tingkat keasaman (pH) antara 2 hingga 3.
Kadar pH yang asam akan membuat lambung terasa perih atau keasamannya meningkat. Alih-alih menjaga daya tahan tubuh saat berpuasa, mengonsumsi Vitamin C yang tidak tepat saat sahur dan berbuka puasa justru malah membuat perut tidak nyaman.
Hindari hal tersebut dengan memilih suplemen Vitamin C yang bersifat tidak asam, dan bisa dikonsumsi sebelum atau sesudah makan, seperti Holisticare Ester C. Kenapa begitu? Sebab Ester C merupakan jenis suplemen Vitamin C dengan tingkat keasaman mendekati netral (pH 6-7).
Saat menghadapi minggu pertama puasa, usahakan untuk mengontrol menu sahur dan berbuka puasa. Jangan lupa untuk memperbanyak minum air putih di waktu malam, serta hindari tidur setelah makan sahur. Dengan begitu, ibadah puasamu akan lebih nyaman dan berkualitas.
- Update terakhir: 10 Februari 2020
- Update selanjutnya: 8 Februari 2021








