Diet & Nutrisi
5 Tips Diet Orang Sibuk Yang Sederhana
Masyarakat perkotaan biasanya memiliki hari-hari yang padat dengan aktivitas sehingga sangat sulit bagi mereka untuk menerapkan pola hidup seimbang nan holistik (menyeluruh). Seperti apa tips diet orang sibuk yang sederhana untuk diikuti?
Agar kebutuhan Vitamin C tubuh tetap terpenuhi, konsumsilah suplemen Vitamin C setiap hari. Pilihlah suplemen Vitamin C yang berjenis Ester C, seperti Holisticare Ester C.
Sebab Holisticare Ester C memiliki tingkat keasaman mendekati netral, sehingga lebih tidak perih di lambung. Kandungan Holisticare Ester C juga lebih mudah diserap oleh tubuh kita.
Kesulitan menerapkan pola hidup seimbang dan holistic kerap berdampak pada berat badan mereka. Sebagian dari mereka yang berkutat dengan kesibukan akan sulit memenuhi gizi sehingga berat badan menurun dan mereka menjadi kurus.
Namun sebagian lain yang sibuk malah mengalami kenaikan berat badan yang tidak terkontrol. Orang sibuk berbadan kurus mungkin lazim di telinga kita. Namun menurutmu apakah lazim jika ada orang sibuk yang berbadan gemuk?
Diet Orang Sibuk Yang Cocok Untuk Anda
Pada dasarnya, kenaikan berat badan karena faktor kesibukan adalah hal yang sangat mungkin terjadi, terlebih pada masyarakat perkotaan yang bekerja di kantor. Para pekerja kantoran seringkali bekerja sampai larut malam sehingga mengurangi waktu istirahat.
Akibatnya, keinginan ngemil menjadi bertambah besar baik dalam bentuk minuman kopi, soda atau teh manis, maupun biskuit dan kue-kue lainnya. Kebiasaan semacam inilah yang membuat keseimbangan energi terganggu dan menjadi positif. Artinya pemasukan lebih banyak dari pengeluaran. Jika hal ini dibiarkan terus, maka jangan heran bila melihat badan semakin ’luas’.
Bagi Anda yang berat badannya semakin naik namun seolah ’tidak berdaya’ mengontrolnya akibat kesibukan, lakukan tips diet untuk orang sibuk berikut ini:
1. Jangan hindari sarapan
Bagi orang sibuk, sarapan adalah hal yang sulit dilakukan. Namun sulit bukan berarti tidak mungkin. Sempatkan diri untuk sarapan minimal buah atau susu.
Sarapan sangat penting untuk memberi energi dalam menyambut aktivitas harian, juga ikut membantu meningkatkan metabolisme tubuh. Dengan sarapan, rasa lapar berlebihan dalam menyambut makan siang akan berkurang sehingga menghindari makan terlalu banyak saat siang.
2. Ubah porsi makan
Lebih baik mana, makan banyak tapi jarang, atau makan sedikit tapi sering? Untuk diet yang efektif, opsi kedua lebih cocok bagi Anda yang sibuk.
Cara tersebut perlu Anda lakukan demi menghindari balas dendam ketika merasa kelaparan. Dengan waktu makan yang lebih sering, perut akan terhindar dari rasa lapar berat yang menghindari nafsu makan berlebihan.
3. Cermat menghitung kalori makanan
Demi menghindari ’energi positif’ atau pemasukan kalori yang lebih besar daripada pengeluarannya, Anda perlu lebih cermat dalam menghitung berapa kalori yang akan dikonsumsi. Ini membutuhkan upaya yang agak rumit di awal.
Tapi setelah makin terbiasa, Anda hanya perlu mengingatnya di luar kepala dan tidak perlu searching lagi. Menghitung kalori juga ada hubungannya dengan poin kedua tadi.
Porsi makan yang hendak diperkecil pun perlu ada hitungannya. Bila Anda ingin mengganti pola makan dari 3 kali sehari menjadi 6 kali sehari, berarti jenis makanan Anda perlu dibuat berbeda dari sebelumnya.
Sebagai contoh jika seorang wanita dengan berat badan 58 kilogram dan tinggi badan 150 centimeter ingin melakukan diet, maka Indeks Massa Tubuhnya adalah 25,78 (berat badan / (tinggi badan x tinggi badan).
Angka ini termasuk kategori antara normal dan overweight sehingga kebutuhan kalorinya adalah 1250 hingga 1300 kkal, yang terbagi dalam 5-6 kali makan per hari. Anda dapat menghitung Indeks Massa Tubuh sendiri lewat tabel ini.
4. Pilih kegiatan yang lebih menguras energi
Tidak ada salahnya meninggalkan alat bantu otomatis dan kembali ke masa di mana banyak hal dilakukan manual. Anda dapat melakukan beberapa kegiatan yang lebih menguras aktivitas fisik seperti memilih tangga ketimbang lift, memperbanyak jalan daripada duduk, berjalan kaki dan memilih foodcourt yang agak jauh dari kantor, atau lainnya yang cocok dilakukan di tempat kerja Anda.
5. Olahraga adalah kunci
Sisakan waktu Anda untuk berolahraga minimal 3 hingga 5 kali seminggu selama 30 sampai 45 menit dengan jenis aerobik seperti jogging, bersepeda, treadmill, berenang, dll.
Lakukan olahraga di pagi hari sebelum berangkat kerja. Sebab, waktu olahraga yang paling efektif untuk diet adalah pagi hari. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa olahraga sebaiknya dilakukan di pagi hari.
Olahraga pagi, yang dilakukan sebelum sarapan, akan membantu mempercepat penurunan berat badan. Tak cuma itu, olahraga pagi akan meningkatkan energi dengan meningkatkan kemampuan tubuh membakar lemak sepanjang hari.





