Holisticare Logo
mengobati asam lambung
Back to Article

Penyakit

Tips Jitu Mengobati Asam Lambung

Produksi zat asam hidroklorida (HCl) yang berlebih dalam lambung kerap mengganggu aktivitas sebagian orang. Asam lambung yang tinggi dapat menimbulkan rasa tidak nyaman di perut atau dada. Lalu bagaimana cara mengobati asam lambung?

Tak sedikit di antara orang sekitar kita yang sering mengalami naik asam lambung. Gangguan ini biasanya timbul karena pola hidup yang tidak sehat, jadwal makan yang tak teratur, hingga sering mengkonsumsi makanan tanpa memperhatikan kecukupan gizi dan vitamin.

Untuk bantu mencukupi kebutuhan Vitamin C tubuh, Anda dapat mengkonsumsi Vitamin C jenis Ester C. Seperti Holisticare Ester C. Sebab Holisticare Ester C memiliki tingkat keasaman (pH) mendekati netral, yang membuatnya lebih tidak perih di lambung. Kandungan Holisticare Ester C juga lebih cepat diserap oleh tubuh.

Tips Untuk Mengobati Asam Lambung

Naiknya asam lambung dari perut menuju kerongkongan atau dikenal dengan istilah GERD (Gastro Esophagial Reflux Disease) menyebabkan rasa nyeri di dada atau heartburn yang tentunya tidak nyaman. Tidak melulu harus konsumsi obat, gangguan asam lambung bisa diatasi dengan banyak cara.

Obat-obatan untuk mengatasi asam lambung sebenarnya banyak dijual dan beberapa di antaranya bisa dibeli tanpa harus menggunakan resep dokter.

Tetapi kalau masih bisa diatasi dengan cara-cara alami, mengapa harus dengan obat? Dilansir dari Healthy Living MSN, inilah tips jitu mengatasi asam lambung:

1. Permen karet

Penelitian Journal of Dental Research menunjukkan, dengan mengunyah permen karet selama 30 menit setelah makan bisa mengurangi keluhan GERD. GERD, atau biasa disebut dengan singkat sebagai refluks, merupakan istilah untuk menandai naiknya asam lambung.

“Mengunyah permen karet merangsang laju pelepasan air liur. Asam yang  terakumulasi di perut akan tercuci dan bersih lebih cepat. Asam cepat hilang, dan gejala GERD berkurang,” jelas Rebecca Moazzez, direktur Oral Clinical Research Unit di King’s College London Dental Institute, yang memimpin penelitian tersebut.

2. Baking Soda / Soda Kue

Siapa bilang baking soda hanya digunakan untuk membuat kue? Ternyata baking soda juga punya manfaat lain yang berkaitan dengan asam lambung.

Jacqueline Wolf, M.D., ahli kesehatan dari Harvard Medical School, mengemukakan bahwa baking soda bisa digunakan pada sebagian besar orang dengan nyeri dada karena asam lambung. Sebab baking soda bersifat basa, sehingga bisa membantu menetralisir asam.

3. Lidah Buaya

Lidah buaya turun temurun dikenal sebagai penyembuh luka, penyubur rambut, bahkan untuk perawatan kulit. Tumbuhan yang mudah ditemukan di kawasan kering Afrika ini ternyata juga bisa meredakan inflamasi di kerongkongan sebagaimana halnya yang terjadi di lambung.

Dr. Sierpina, M.D., dari University of Texas Medical Branch, menjelaskan manfaat lidah buaya atau Aloe vera saat asam lambung naik ke kerongkongan. Ia menganjurkan setengah gelas lidah buaya sebelum makan bagi yang sering mengalami refluks asam lambung.

Namun perhatikan juga efek samping yang harus diwaspadai ketika meminumnya. Sebab jus lidah buaya bersifat laksatif, atau meningkatkan frekuensi buang air besar.

4. Pisang

Pisang tidak hanya enak dan bergizi, tetapi juga bisa menjadi penawar bagi penderita asam lambung. Buah ini bisa menjadi antasida (penetral asam) alami. Pisang juga mampu melapisi dinding lambung, supaya tidak teriritasi oleh asam lambung dan menjadi tukak lambung.

5. Air Putih

Mengonsumsi banyak air putih juga dipercaya para peneliti mampu mengatasi asam lambung. Sejumlah peneliti setuju refluks dapat dipicu oleh keadaan dehidrasi pada saluran pencernaan atas.

Meski begitu, minum banyak air saat waktu makan juga dapat membuat perut cepat penuh dan justru memicu refluks. Oleh karena itu, sebaiknya minum air dilakukan sekitar satu jam sebelum makan.

Semoga tips jitu tadi bisa membantu Anda melindungi kesehatan tubuh secara holistik!

  • Update terakhir: 7 Agustus 2019
  • Update selanjutnya: 5 Agustus 2020


Website ini menggunakan cookie untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari lebih lanjut.
Testing
Holisticare - Facebook Holisticare - Instagram Holisticare - Twitter Holisticare - Youtube