Holisticare Logo
Tips Puasa Agar Tetap Segar
Back to Article

Gaya Hidup Sehat

Tips Puasa Agar Tetap Segar

Kesegaran tubuh saat berpuasa cenderung menurun, karena energi yang dikeluarkan tubuh lebih besar dari asupan makanannya. Karenanya selama menjalankan ibadah puasa, kesehatan harus tetap dijaga. Apa saja tips puasa, agar tetap segar dan sehat?

Artikel ini dipersembahkan oleh Holisticare Ester C, suplemen Vitamin C jenis Ester C yang dapat bantu memenuhi kebutuhan harian Vitamin C. Pilihlah Holisticare Ester C, sebab memiliki tingkat keasaman mendekati netral. Hal ini membuatnya lebih tidak perih di lambung, serta bisa dikonsumsi sebelum dan sesudah makan. Kandungan Holisticare Ester C juga lebih mudah diserap oleh tubuh kita.

Tips Memilih Vitamin C Untuk Berpuasa

Untuk bantu memperkuat daya tahan tubuh selama menjalani ibadah puasa, sebaiknya Anda mengkonsumsi Vitamin C setiap hari. Namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat memilih suplemen Vitamin C yaitu:

  • Pilihlah suplemen Vitamin C yang bisa dikonsumsi sebelum dan sesudah makan, seperti Holisticare Ester C. Sebab Holisticare Ester C tidak bersifat asam, dan aman dikonsumsi saat perut kosong. Sebab tidak menimbulkan nyeri atau iritasi ketika bersentuhan dengan lambung.
  • Ambil suplemen Vitamin C yang lebih cepat diserap tubuh. Umumnya suplemen Vitamin C yang lebih cepat diserap tubuh mengandung metabolit threonat.
  • Pilihlah Vitamin C yang bisa bertahan 24 jam. Kebanyakan Vitamin C hanya bisa bertahan di dalam tubuh selama 4 jam saja, sebelum kadarnya mulai menurun. Pilihlah Vitamin C yang mampu bertahan 24 jam di dalam tubuh.

Tips Puasa Agar Tubuh Tetap Sehat Dan Segar

Kita harus pintar-pintar dalam mengatur pola makan dan minum pada saat sahur atau berbuka. Tujuannya agar tubuh tetap segar dan bugar sepanjang hari selama berpuasa.

Kenapa kita harus cerdas dalam mengatur pola makan? Sebab ketika berpuasa, bahan makanan penghasil energi utama seperti karbohidrat, lemak, vitamin, mineral, protein yang masuk ke tubuh kita tidak sebanyak biasanya.

Perlu kiat-kiat khusus agar tubuh tetap segar dan fit selama berpuasa. Apa saja kiatnya? Ini dia:

1. Konsumsi Vitamin C saat sahur dan buka puasa

Kenapa kita perlu asupan Vitamin C saat puasa? Karena saat puasa, kesempatan tubuh untuk memenuhi kebutuhan Vitamin C dari makanan lebih sedikit. Dosis suplemen vitamin C yang dianjurkan untuk temani ibadah berpuasa adalah 1 tablet saat sahur dan 1 tablet ketika berbuka puasa.

Pilihlah Holisticare Ester C yang bersifat tidak asam, sehingga lebih nyaman diminum sebelum makan sahur atau sebelum makan buka puasa. 

2. Konsumsi makanan bergizi

Jangan lupa mengonsumsi makanan bergizi baik pada saat sahur, atau berbuka puasa. Walau menu sederhana, yang penting mengandung lima unsur gizi lengkap seperti protein, lemak, karbohidrat, vitamin, dan mineral.

3. Perbanyak konsumsi air mineral

Cegah dehidrasi tubuh dengan banyak minum air putih pada malam hari. Hal ini penting dilakukan, karena pada siang hari aktivitas kita cenderung banyak mengeluarkan keringat.

4. Awali buka puasa dengan yang manis

Pada saat berbuka, awali buka puasa dengan makanan atau minuman hangat dan manis misalnya kolak. Hindari minuman yang mengandung soda, karena dapat berakibat buruk bagi perut Anda.

5. Hindari konsumsi air dingin

Jangan langsung minum air dingin atau es saat berbuka. Biasakan dengan minuman hangat. Perut yang kosong bisa menjadi kembung bila langsung berbuka puasa dengan air dingin, karena asam lambung dalam tubuh akan terbentuk semakin banyak.

6. Jeda sebelum makan berat

Beristirahatlah kurang lebih satu jam sebelum menyantap hidangan utama. Tujuannya untuk memberikan keseimbangan pada pencernaan kita, sehingga lambung tidak ”kaget”.

7. Pilih makanan berserat

Sebagai penahan rasa lapar, perbanyaklah mengkonsumsi jenis makanan berserat yang banyak terdapat dalam sayur dan buah. Tubuh kita memerlukan waktu lebih lama untuk mencerna makanan yang banyak mengandung serat.

Seimbangkan konsumsi vitamin A, B, dan C dengan buah berwarna kuning dan merah, sayur hijau, kacang-kacangan, atau suplemen vitamin.

8. Pantangan untuk penderita sakit lambung

Bagi penderita sakit lambung, hindari ketan, mie, daging berlemak atau berpengawet, sayuran mentah, sayuran berserat, minuman bersoda, dan bumbu yang tajam (cuka, cabai, asam). Jenis makanan tersebut bisa menimbulkan gas yang berpengaruh pada produksi asam lambung.

9. Tips Puasa Untuk Lansia, Si Kurus, dan Si Gendut

Bagi orang yang berat badannya melebihi berat ideal, hindari makanan yang tinggi kolesterol misalnya lemak hewan, gorengan, dan mentega. Hindari juga makanan yang manis-manis, seperti dodol, sirup, cokelat, kue tart, es krim.

Sedangkan bagi orang yang terlalu kurus, selama berpuasa sebaiknya menambah porsi pada susu dan menghindari makanan yang sulit dicerna seperti sayuran berserat kasar (daun singkong, daun pepaya).

Bagi orang yang berusia lanjut, aturlah pola makan saat berbuka puasa juga secara bertahap. Makanlah jumlah yang lebih sedikit, namun dilakukan beberapa kali. 

  • Update terakhir: 10 Februari 2020
  • Update selanjutnya: 8 Februari 2021


Website ini menggunakan cookie untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari lebih lanjut.
Testing
Holisticare - Facebook Holisticare - Instagram Holisticare - Twitter Holisticare - Youtube