Holisticare Logo
manfaat teh hijau
Back to Article

Diet & Nutrisi

Ini Manfaat Teh Hijau bagi Kesehatan

Manfaat teh hijau sangat banyak bagi kesehatan tubuh. Minuman yang menjadi favorit di negara-negara seperti Cina, Hongkong, dan Jepang ini memang dikenal melindungi jantung serta berfungsi sebagai antioksidan. Memang apa sih kandungannya?

Artikel ini dipersembahkan oleh Holisticare Ester C, suplemen Vitamin C jenis Ester C. Untuk penuhi kebutuhan Vitamin C harian tubuh, konsumsilah Holisticare Ester C. Sebab Holisticare Ester C adalah Vitamin C yang lebih tidak perih di lambung (pH netral), dan 24 hours bioavailability (tersedianya kadar vitamin C dalam tubuh selama 24 jam).

Manfaat Teh Hijau Dan Kandungannya

Setiap cangkirnya, teh hijau mengandung kurang lebih 120 hingga 240 miligram polifenol yang berfungsi sebagai antioksidan. Polifenol dipercaya mampu membantu menurunkan berat badan, serta melancarkan pencernaan.

Bagaimana bisa teh hijau membantu menurunkan berat badan? Sebab kandungan teh ini mampu mengoptimalkan pembakaran lemak tubuh. Pengeluaran energi akan meningkat sebesar 4 persen, serta oksidasi lemak juga meningkat 17 persen, jika seseorang mengonsumsi teh hijau.

Menurut University of Maryland Medical Center, teh jenis ini mampu menurunkan resiko munculnya beberapa jenis kanker. Jika dikonsumsi rutin, teh ini juga mampu meningkatkan peluang kesembuhan pasien kanker kandung kemih.

Efek baik lainnya dari teh ini adalah, dapat menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida dalam darah. Teh hijau ini juga mampu menurunkan resiko serangan jantung hingga 11 persen.

Kandungan kafein dalam teh hijau ini juga dapat meningkatkan fungsi otak lebih baik dari kopi. Meskipun jumlah kafein dalam teh hijau lebih rendah daripada kopi.

Kok bisa? Sebab selain kafein, teh hijau juga mengandung asam amino L-theanine. Kombinasi asam amino L-theanine dan kafein dapat meningkatkan fungsi otak seseorang.

Ketika fungsi otak meningkat, maka seseorang akan merasakan moodnya menjadi lebih baik, lebih waspada, lebih sigap, dan lebih mudah mengingat.

Cara Menyajikannya

Untuk mendapatkan teh hijau dengan kandungan antioksidan optimal, sebaiknya teh hijau diseduh dalam air panas 60 derajat – 90 derajat Celsius (bukan air mendidih) paling lama 3 menit, kemudian disaring. Air yang terlalu panas akan membuat teh menjadi pahit, sementara air yang dingin akan membuat larutannya tidak sempurna.

Perhatikan pula jumlahnya. Konsumsi teh hijau yang disarankan adalah maksimal 2 kali, masing-masing 150 cc per harinya. Minum tanpa menambahkan gula, krim, atau susu. Jika perut terasa mual setelah minum teh hijau, mungkin sebaiknya tidak mengonsumsinya saat perut kosong.

Lengkapi Dengan Vitamin C

Agar kesehatan tubuh semakin optimal, konsumsilah suplemen Vitamin C. Tidak seperti teh hijau yang beresiko mual, ada Vitamin C yang justru lebih aman dikonsumsi saat perut kosong.

Apa itu? Vitamin C jenis Ester C, seperti Holisticare Ester C. Selain lebih nyaman di lambung, Holisticare Ester C juga lebih cepat diserap oleh tubuh.

  • Update terakhir: 8 Juli 2019
  • Update selanjutnya: 6 Juli 2020


Website ini menggunakan cookie untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari lebih lanjut.
Testing
Holisticare - Facebook Holisticare - Instagram Holisticare - Twitter Holisticare - Youtube