Ibu & Anak
Ajarkan Kebiasaan Baik dan Perilaku Sehat untuk Anak
Untuk membentuk kepribadian yang baik serta menjaga tumbuh kembang yang sehat, kita perlu mengajarkan kebiasaan positif dan perilaku sehat kepada anak. Harapannya, agar anak dapat berkembang dengan baik dan sehat seiring bertumbuhnya diri mereka.
Tiap orang tua tentu menginginkan anaknya memiliki kepribadian yang baik, serta tumbuh kembang yang sehat. Sebagai orang tua, tentu kita juga memberikan semua yang terbaik agar anak mencapai kedua hal tersebut. Namun, tidak selamanya anak bisa dan harus bergantung pada orang tua.
Artikel ini dipersembahkan oleh Holisticare EsterC Kids, suplemen Vitamin C anak jenis Ester C. Untuk bantu penuhi kebutuhan Vitamin C anak, konsumsilah Holisticare EsterC Kids. yang dapat dikonsumsi oleh anak mulai usia 2 hingga 12 tahun dan sudah bisa mengulum permen. Holisticare EsterC juga tersedia dalam tablet dan bentuk effervescent yang menyegarkan.
Kebiasaan Baik dan Perilaku Sehat Untuk Anak
Untuk membentuk kepribadian yang baik serta menjaga tumbuh kembang yang sehat, kita perlu mengajarkan beberapa kebiasaan positif dan perilaku sehat berikut kepada anak. Harapannya, agar anak dapat berkembang dengan baik dan sehat seiring bertumbuhnya diri mereka.
1. Bermain
Untuk orang tua, jangan anggap remeh manfaat dari bermain, lho! Pasalnya, bermain memiliki manfaat yang beragam, dari kesehatan fisik hingga mental anak, utamanya bagi anak usia 0 – 5 tahun.
Bermain dapat melatih mulai motorik, pola komunikasi, hingga kemampuan berpikir anak. Selain itu, semakin bahagia masa kecil seorang anak dapat berpengaruh besar bagi kesehatan mental saat mereka memasuki usia dewasa.
Tentunya, kebiasaan yang perlu diajarkan para orang tua adalah bermain yang positif, dan menghindari permainan yang erat dengan kekerasan fisik dan cara berkomunikasi. Ragam permainan yang bisa diajarkan kepada anak usia 0 – 5 tahun adalah mulai dari melihat warna, membaca, hingga permainan menyusun dan bersepeda.
2. Bersosialisasi
Dalam bermain, umumnya anak akan berinteraksi dengan hal di sekitarnya, termasuk anak lainnya. Orang tua dapat mulai mengajarkan kebiasaan baik untuk bersosialisasi sejak fase ini. Sehingga, mereka sudah lebih dulu siap sebelum waktunya bersosialisasi dengan lingkungan pendidikan, seperti teman dan guru di sekolah.
Dalam mengajarkan kebiasaan bersosialisasi, orang tua juga dapat mengajarkan toleransi antar sesama.
Kendati demikian, orang tua juga perlu memperhatikan pola komunikasi anak saat mengajarkan kebiasaan bersosialisasi. Jika dirasa kurang sesuai, alangkah baiknya jika arahan diberikan sejak dini. Sedangkan bagi anak yang cenderung menutup diri atau pemalu, orang tua juga bisa memberi arahan dan dukungan agar anak mau memulai bersosialisasi.
3. Menjaga Kebersihan
Kebersihan adalah hal yang tidak pernah sia-sia untuk dijaga, kapan pun dan di mana pun. Maka dari itu, hal ini perlu dibiasakan kepada si kecil sejak dini. Kegiatan sederhana yang berdampak besar dalam menjaga kebersihan adalah, seperti mencuci tangan, membuang sampah pada tempatnya, dan merawat lingkungan sekitar.
Jika dua poin sebelumnya sudah dirasa cukup terbentuk pada anak, orang tua juga bisa mengajarkan anak agar saling mengingatkan kepada sesama untuk menjaga kebersihan. Sehingga, anak kelak bisa menjadi pribadi yang dapat diandalkan dalam lingkungan sosial.
4. Mencontohkan Perilaku Sehat
Senada dengan poin sebelumnya, kesehatan adalah hal yang tidak kalah penting untuk dijaga. Orang tua dapat mencontohkan sembari mengajarkan kebiasaan positif dalam menjaga kesehatan kepada anak, seperti berolahraga, menjaga pola konsumsi sehat, dan istirahat yang cukup. Menjaga kesehatan mental dengan selalu memiliki pola pikir positif dan optimis juga dapat diajarkan kepada anak.
Sebagai contoh, orang tua dapat rutin melakukan lari pagi bersama anak, dan menghindari makanan yang kurang sehat di meja ruang makan keluarga. Alangkah lebih baik jika dalam tiap kebiasaan yang diajarkan, anak juga diberikan pemahaman akan hal tersebut. Tujuannya, agar anak memahami manfaat baik yang didapat dan bahaya yang dihindari.
Mengenai pola konsumsi sehat, untuk orang tua, bisa mengonsumsi Holisticare Ester C, yang membantu menjaga daya tahan tubuh dan lebih tidak perih di lambung. Sedangkan untuk anak, bisa mengonsumsi Holisticare Ester C Kids, yang juga lebih tidak perih di lambung dan mengandung pemanis alami yang membantu jaga kesehatan gigi anak.








