Holisticare Logo
Back to Article

Diet & Nutrisi

Perut Terasa Perih Setelah Minum Vitamin C, Bagaimana Menyiasatinya?

[vc_row][vc_column][vc_column_text]

Pertanyaan di atas, pasti Anda pernah merasakannya atau teman Anda pernah cerita hal yang sama, sehingga kadang kita menjadi bingung, bagaimana cara menyiasatinya?

Yuk kita cari tahu!

Vitamin C merupakan vitamin yang larut dalam air dan tidak diproduksi oleh tubuh kita. Vitamin C dibutuhkan oleh tubuh untuk menghasilkan zat yang disebut kolagen. Kolagen berguna untuk menjaga kesehatan serta perbaikan pada tulang rawan, gigi, tulang, serta kulit. Selain itu, vitamin C membantu penyembuhan luka, memelihara kesehatan jaringan penghubung, dan membantu melindungi sel-sel tubuh

Vitamin C alami dapat ditemukan dalam sebagian besar buah dan sayuran, seperti kiwi, jeruk, tomat, stroberi, lemon, nanas, pepaya, mangga, pisang, alpukat brokoli, cabai, kentang,  paprika. kangkung, dan kembang kol.

Apabila perut Anda terasa perih dan panas tiap kali mengonsumsi Vitamin C, itu dikarenakan cairan lambung mengandung Asam Chlorida (HCl), Pepsin dan Mucin yang merupakan asam kuat dengan pH 1–3 (Normal : 6,5 – 7), apabila cairan itu ditambah asupan yang bersifat asam, kadar pH di dalam lambung semakin rendah yang mengakibatkan dinding lambung teriritasi

Bagi Anda yang mempunyai lambung sensitif terhadap asam, vitamin C ada pilihan dalam bentuk injeksi atau suntikan. Suntikan via pembuluh darah vena dapat langsung masuk ke aliran darah langsung menuju sel yang dituju  tanpa melewati lambung. Namun,  cara ini sangat berisiko. Anda harus berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum mengonsumsinya.

Alternatif lain untuk penderita lambung sensitif adalah mengonsumsi suplemen vitamin C yang bersifat tidak asam atau non-acidic dengan kadar pH mendekati netral. Vitamin ini` biasanya tidak dalam bentuk Ester-C.

Hindari minum kopi, minuman bersoda, dan  beri jarak waktu minimal 2 jam apabila Anda harus minum obat penghilang rasa nyeri dan antibiotika bila akan mengonsumsi vitamin C.

[/vc_column_text][vc_separator][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column width=”1/2″][vc_empty_space][vc_column_text]Ditinjau oleh:
dr. Anugerah, MKK
Praktisi Kesehatan Kerja[/vc_column_text][/vc_column][vc_column width=”1/2″][/vc_column][/vc_row]

Related Article


Website ini menggunakan cookie untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari lebih lanjut.
Testing
Holisticare - Facebook Holisticare - Instagram Holisticare - Twitter Holisticare - Youtube