Ibu & Anak
Pola Makan yang Tepat Saat Hamil
Salah satu cara menjaga tubuh tetap sehat di masa kehamilan ialah dengan memastikan wanita hamil menerapkan pola makan yang sehat. Namun, sayangnya masih banyak wanita yang tidak memerhatikan asupan makanan yang masuk ke dalam tubuhnya. Seorang wanita hamil yang tidak memerhatikan asupan makanan yang dikonsumsinya akan mengalami berbagai efek negatif seperti mual, pusing, mudah lelah, sembelit, bahkan anemia.
Tidak hanya berdampak buruk bagi wanita hamil, pola makan yang tidak sehat juga berdampak buruk bagi bayi dalam kandungannya. Dampak buruk yang bisa terjadi pada bayi di antaranya seperti, terhambatnya pertumbuhan bayi dalam kandungan, perkembangan yang tidak sempurna, bayi terlahir prematur, bahkan meninggal (stillbirth).
Menurut data Kementerian Kesehatan, hingga pertengahan 2016 terdapat 550.248 wanita hamil yang mengalami kekurangan nutrisi kronis dan bayi yang mengalami kekurangan gizi sejak dalam kandungan sebesar 29,6%. Untuk itu, penting untuk menerapkan pola makan yang tepat di masa kehamilan. Bagaimana pola makan yang benar? Berikut ulasannya.
Mengonsumsi Makanan Sehat
Penting bagi seorang wanita mengonsumsi makanan sehat di masa kehamilannya. Makanan tersebut di antaranya sudah harus mencukupi seluruh kebutuhan nutrisi baik dari segi jenis, kualitas, maupun kuantitas di masa kehamilan. Pastikan makanan yang dikonsumsi wanita hamil kaya akan karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, serat, dan air. Makanan tersebut di antaranya seperti alpukat, brokoli, kacang merah, pisang, daging ayam, sapi, telur, tuna, kentang, dan oatmeal.
Menerapkan Pola Makan Seimbang
Pada umumnya wanita hamil membutuhkan 2.510 kkal per hari. Oleh karena itu, penting bagi wanita hamil mengonsumsi makanan dengan kalori yang cukup seperti daging, ikan, kacang-kacangan, ataupun susu. Hal ini karena nutrisi tersebutlah yang akan membantu tubuh dalam memberikan energi selama masa kehamilan. Pada tahap ini wanita hamil dianjurkan mengonsumsi makanan-makanan sehat tersebut secara bervariasi. Yang artinya makanan tersebut haruslah mengandung gizi lengkap, dengan begitu ia dapat memaksimalkan nutrisi yang masuk ke dalam tubuh.
Makan Dengan Porsi Sedikit Namun Sering
Biasanya wanita hamil akan mengalami berbagai gangguan kehamilan seperti mual. Untuk mengurangi gangguan tersebut, disarankan untuk mengonsumsi makanan dengan porsi sedikit namun sering. Selain mengurangi rasa mual, hal ini juga dapat mengatasi rasa mulas saat hamil. Menurut ahli diet bidang gizi prenatal, Rachel Brandeis, MS, menerapkan pola makan tersebut tidak hanya mencegah rasa mual dan mulas, namun juga menghindari perut mendapat tekanan yang lebih besar. Ada baiknya konsumsi makanan enam kali sehari dengan porsi sedikit daripada tiga kali dengan porsi banyak.
Mencukupi Kebutuhan Cairan Tubuh
Saat seorang wanita berada di masa kehamilan, biasanya ia cenderung untuk buang air kecil terus menerus. Rasa ingin buang air kecil yang terus menerus datang dikarenakan munculnya tekanan pada kandung kemih dari bayi. Oleh karena itu, di saat masa kehamilan berlangsung penting untuk wanita mencukupi kebutuhan cairannya. Dengan mencukupi kebutuhan cairan kamu bisa mencegah hemoroid, konstipasi, pembengkakan berlebihan, infeksi kandung kemih, dan juga bayi terlahir prematur. Untuk itu penuhi kebutuhan cairanmu dengan cukup minum air, atau konsumsi kurang lebih 2,5 liter air dalam sehari. Kamu juga bisa penuhi kebutuhan cairanmu dengan mengonsumsi makanan dengan kadar air yang tinggi, jus ataupun susu.
Sarapan di Pagi Hari
Kondisi munculnya gangguan kehamilan seperti mual di pagi hari tentu sangat mengganggu sekali. Rasa mual tersebut akan membuat seorang wanita tidak memiliki nafsu makan, sehingga wanita dan bayi dalam kandungannya akan kekurangan nutrisi. Karena itu, penting untuk wanita hamil di pagi hari mengonsumsi minuman hangat seperti teh hangat atau perasan jeruk hangat. Minuman-minuman tersebut akan membantu tubuh dalam menghindari rasa mual ketika akan mengonsumsi makanan. Selain itu, mulailah sarapan dengan makanan yang tidak banyak mengandung rempah-rempah. Hal ini karena, pada umumnya makanan yang mengandung rempah akan memunculkan rasa mual dan kehilangan selera makan.
Itulah lima cara mengatur pola makan yang tepat di masa kehamilan. Meskipun mengonsumsi makanan sehat dapat memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh, namun kandungan nutrisi dalam makanan yang tidak stabil dapat mempengaruhi kandungan nutrisi di dalamnya. Untuk itu penting bagi wanita hamil memenuhi kebutuhan nutrisinya terutama vitamin C. Suplemen vitamin C. Holisticare EsterC dengan kandungan citrus bioflavonoid di dalamnya mampu memperkuat pembuluh darah sehingga mencegah terjadinya masalah pendarahan ataupun keguguran saat masa kehamilan. Jadi, yuk konsumsi Holisticare EsterC demi tubuh sehat dan kandungan kuat.








