Holisticare Logo
Tips Untuk Menghadapi Serangan Asma
Back to Article

Penyakit

Tips Untuk Menghadapi Serangan Asma

Apakah Anda termasuk orang yang memiliki penyakit asma? Atau memiliki anggota keluarga dengan penyakit tersebut? Bagi penderitanya, serangan asma dapat terjadi kapan saja dan di mana saja tanpa diduga. Bagaimana cara menghadapinya?

Artikel ini dipersembahkan oleh Holisticare Ester C, suplemen Vitamin C jenis Ester C yang bisa membantu penuhi kebutuhan harian Vitamin C. Pilihlah Holisticare Ester C, sebab memiliki tingkat keasaman mendekati netral, sehingga lebih tidak perih di lambung dan bisa diminum sebelum atau sesudah makan. Kandungan Holisticare Ester C juga lebih mudah diserap oleh tubuh kita.

Ketika paru-paru penderita teriritasi oleh sesuatu yang menjadi pemicu asma, saluran pernapasan menjadi menyempit, otot-otot di sekitarnya menjadi mengencang, dan produksi dahak meningkat. Setelah itu, timbul beberapa gejala seperti:

  • Dada yang terasa sesak
  • Sulit bernapas
  • Mengi
  • Batuk-batuk

Tips Menghadapi Serangan Asma

Tentu gejala tersebut bisa mengganggu aktivitas sehari-hari. Oleh karena itu, penting bagi penderita asma dan anggota keluarganya mengetahui langkah-langkah yang harus dilakukan saat asma menyerang.

Ada baiknya para penderita asma selalu membawa inhaler kemana pun ia pergi. Alat yang berfungsi untuk menyalurkan obat asma secara langsung ke paru-paru tersebut bisa melegakan pernapasan dengan cepat saat asma menyerang.

Dengan menggunakan inhaler, penderita asma dapat segera melakukan pertolongan pertama secara mandiri. Selain harus selalu sedia inhaler, penderita asma juga perlu memiliki asthma action plan.

Asthma action plan merupakan rencana tindakan tertulis yang berisi informasi, dan instruksi, tentang cara penanganan dan pencegahan penyakit asma. Pada tiap orang, tingkat keparahan penyakit asma, pemicu asma, dan dosis obat yang dibutuhkan bisa berbeda-beda.

Oleh karena itu, asthma action plan masing-masing penderita asma pun berbeda-beda dan perlu dibuat oleh dokter berdasarkan hasil konsultasi dan pemeriksaan terhadap kondisi masing-masing pasien.

Tak hanya penting diketahui oleh penderita asma, asthma action plan ini juga perlu diketahui oleh anggota keluarganya. Sehingga bila gejala asma timbul, anggota keluarga bisa segera memberikan pertolongan yang tepat berdasarkan panduan tertulis tersebut.

Informasi yang harus terdapat dalam asthma action plan, antara lain:

  1. Daftar alergen pemic u kambuhnya serangan asma serta cara menghindari pemicu asma tersebut.
  2. Daftar gejala yang timbul pada masing-masing zona asma, yang dibagi menjadi zona hijau (zona sehat), zona kuning (zona gejala awal), dan zona merah (zona serangan asma), serta tindakan yang harus dilakukan pada masing-masing zona tersebut.
  3. Nama obat yang harus diminum pada masing-masing zona asma beserta takarannya.
  4. Nomor telepon darurat yang bisa dihubungi untuk meminta pertolongan pertama.
  5. Instruksi tentang kapan harus menelepon dokter dan nomor telepon dokter yang bisa dihubungi.

Dengan melakukan tindakan yang disiplin untuk mencegah dan mengatasi penyakit asma berdasarkan asthma action plan tersebut, diharapkan para penderita asma bisa lebih mudah untuk mengendalikan penyakit tersebut dalam jangka waktu yang panjang.



Website ini menggunakan cookie untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari lebih lanjut.
Testing
Holisticare - Facebook Holisticare - Instagram Holisticare - Twitter Holisticare - Youtube