Holisticare Logo
Mengapa-Air-Seni-Berwarna-Kuning-Pekat-Setelah-Minum-Vitamin-C
Back to Article

Gaya Hidup Sehat

Mengapa Air Seni Berwarna Kuning Pekat Setelah Minum Vitamin C?

Ada pertanyaan yang mungkin juga sempat terbesit di benak Anda: mengapa warna urine atau air seni kuning setelah mengonsumsi suplemen Vitamin C tertentu. Beberapa orang khawatir, perubahan warna urine dalam waktu yang singkat bisa menjadi tanda masuknya zat berbahaya ke ginjal, atau khawatir terjadi sesuatu dengan metabolisme tubuh. Tapi kenapa kondisi itu terjadi?

Kenapa Warna Air Seni Kuning Pekat?

Sebenarnya apa yang menyebabkan urine menjadi berwarna kuning pekat setelah mengonsumsi Vitamin C tertentu? Secara umum, urine yang berwarna kuning pekat disebabkan oleh beberapa hal:

  • Pertama adalah dehidrasi atau kurangnya asupan air mineral.
  • Kedua, urine bisa berubah warna saat seseorang menderita penyakit tertentu seperti liver atau hepatitis.
  • Ketiga, mengonsumsi makanan dengan kandungan tertentu seperti Vitamin B-kompleks, Vitamin C, karoten atau pewarna makanan juga menjadi penyebab urine berwarna kuning pekat.

Merujuk kembali pada pertanyaan tadi, hal pertama yang perlu digarisbawahi adalah apakah warna urine sebelum meminum suplemen Vitamin C masih tergolong normal? Jika ya, maka hampir dipastikan bahwa perubahan warna urine disebabkan oleh suplemen Vitamin C yang dikonsumsi. Lalu mengapa Vitamin C bisa menyebabkan urine berwarna kuning pekat?

Suplemen Vitamin C Mengubah Warna Air Seni Kuning Pekat?

Pada dasarnya Vitamin C yang diserap tubuh memiliki takaran sekitar 250-500 miligram. Jika tubuh menerima asupan vitamin C yang lebih dari takaran normal, maka ia akan membuangnya dari tubuh. Vitamin C juga dapat terbuang jika penyerapannya tidak maksimal. Pembuangan Vitamin C sendiri dilakukan lewat urine karena sifatnya yang larut dalam air. Akibatnya, urine yang mengangkut vitamin C akan berwarna kuning pekat dan berbau menyengat.

Gejala air seni kuning ini merupakan pertanda konsumsi Vitamin C yang mubazir, atau lebih banyak yang dibuang. Selain karena asupan yang berlebihan, perubahan warna urine setelah mengonsumsi Vitamin C adalah karena adanya zat pewarna yang terbuang oleh ginjal. Biasanya zat pewarna terdapat pada suplemen Vitamin C berbentuk cair, atau tablet effervescent. Namun selama kadarnya normal, zat pewarna pada suplemen Vitamin C umumnya aman dikonsumsi.

Warna urine yang menguning karena asupan kadar Vitamin C berlebihan bukanlah hal yang begitu mengkhawatirkan secara jangka pendek. Hanya saja bila dilakukan secara jangka panjang, efeknya akan buruk untuk ginjal. Sebab, ginjal akan dipaksa bekerja ekstra ketika menyaring Vitamin C yang akan dibuang bersama urine. Belum lagi ditambah dengan kadar oksalat dalam Vitamin C yang bisa menjadi batu jika menumpuk di ginjal.

Mencegah Air Seni Kuning Pekat

Lantas bagaimana tips mencegahnya? Pertama, yang harus Anda perhatikan adalah, pilih Vitamin C dosis tepat dengan kisaran 250-500 miligram. Kedua, Vitamin C yang Anda pilih juga harus memenuhi kriteria cepat diserap tubuh. Karena vitamin dosis tepat pun memiliki kemungkinan terbuang bila tidak terserap dengan baik. Ketiga, perhatikan juga apakah Vitamin C memiliki kadar oksalat yang lebih rendah. Ini dibutuhkan karena kadar oksalat rendah dapat mengurangi risiko batu ginjal. Dengan memilih suplemen Vitamin C secara cermat, Anda telah menghindari konsumsi yang mubazir. Selain itu risiko penyakit yang mungkin terjadi pun dapat dikurangi.



Website ini menggunakan cookie untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari lebih lanjut.
Testing
Holisticare - Facebook Holisticare - Instagram Holisticare - Twitter Holisticare - Youtube