Seberapa Serius Virus Cacar Monyet? - Holisticare
Holisticare Logo
virus cacar monyet
Back to Article

Penyakit

Seberapa Serius Virus Cacar Monyet? Haruskah Kita Khawatir?

Virus cacar monyet atau monkeypox adalah virus yang berasal dari anggota gen Orthopoxvirus dari famili Poxviridae, yang masih sekeluarga dengan virus cacar (smallpox). Gejala cacar monyet ditandai dengan munculnya lesi kulit mirip cacar, yaitu benjolan atau lenting berisi cairan disertai ruam dan pembesaran kelenjar getah bening. Namun gejala cacar monyet berbeda-beda setiap orang, terutama mereka yang punya komorbid. 

Apa itu virus cacar monyet?

Virus cacar monyet (monkeypox) adalah virus yang masih satu famili dengan virus variola, yang menyebabkan cacar dan menyebar melalui hewan ke manusia dan juga sebaliknya (zoonosis)

Virus cacar monyet bertransmisi melalui:

  • kontak langsung (kulit ke kulit) termasuk saat berpelukan dan pijat
  • droplet yang tersebar saat berbicara, bernyanyi, batuk, hingga bersin
  • permukaan dan objek yang terkontaminasi seperti tempat tidur, handuk, dan alat makan

Apa gejala cacar monyet?

Gejala Virus Cacar Monyet

Foto: Shutterstock

Gejala cacar monyet bisa berbeda setiap orang, apalagi pada kelompok rentan seperti mereka dengan komorbid dan kondisi seperti sedang hamil dan menyusui, daya tahan tubuh lemah, anak-anak, hingga lansia. Mereka dengan komorbid dan kelompok rentan bisa mengalami gejala dan komplikasi yang lebih serius. 

Setelah tubuh terinfeksi virus cacar monyet, kamu akan merasakan gejala-gejala di bawah ini dalam waktu kurang dari tiga minggu.

  • demam
  • meriang
  • sakit kepala
  • radang tenggorokan
  • pilek
  • batuk
  • lelah
  • nyeri otot dan nyeri punggung
  • pembengkakan kelenjar getah bening

Setelah gejala-gejala di atas terjadi, muncullah masalah kulit seperti ruam, lenting, dan keropeng di kulit. Lesi biasanya terdapat di area genital, tangan, leher, dan wajah. Beberapa orang mungkin tidak mengalami gejala-gejala awal, dan langsung mengalami ruam. Biasanya ruam akan terasa gatal dan sakit.

Gejala-gejala cacar termasuk ruam dapat sembuh dengan sendirinya dalam waktu 2-4 minggu setelah terinfeksi. Namun, lesi akibat cacar monyet bisa meninggalkan bekas permanen pada kulit. 

Hanya menular melalui hubungan seksual?

Virus cacar monyet tidak hanya menular melalui hubungan seksual. Virus ini bisa tersebar dan menyerang tubuh jika terjadi kontak erat dengan penderita.

Bisa sebabkan kematian?

Dikutip dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC), tingkat kematian akibat virus cacar monyet sebesar 10%. Meskipun gejala virus cacar monyet cenderung ringan dan dapat diatasi tanpa perawatan medis, kelompok rentan bisa mengalami gejala yang lebih serius bahkan bisa mengakibatkan kematian. 

Bisa sebabkan kebutaan?

Jika terjadi di area sekitar mata, virus cacar monyet bisa menyebabkan kebutaan. Meskipun begitu, kasus ini jarang dilaporkan. 

Bagaimana mengatasinya jika terinfeksi?

Hingga kini, tidak ada perawatan khusus untuk penderita cacar monyet. Karena penyakit cacar monyet disebabkan oleh jenis virus yang masih satu famili dengan virus cacar (smallpox), vaksin smallpox bisa mengurangi resiko terinfeksi. 

Jika kamu mulai mengalami gejala seperti meriang dan masalah pernapasan, segera lakukan isolasi mandiri sekitar 2 hingga 4 minggu.  

Jika ruam atau muncul lesi di permukaan kulit, usahakan tidak menggaruknya dan menjaganya tetap steril dan kering. Bila perlu, gunakan sarung tangan agar infeksi tidak menyebar. 

Selain itu, terapkan pola hidup bersih dan sehat seperti:

  • gunakan masker saat di luar ruangan
  • minimalisir kontak fisik
  • selalu sedia hand sanitizer 
  • makan makanan bergizi dan istirahat yang cukup

Bila gejala tidak kunjung membaik setelah 4 minggu, segera kunjungi penyedia layanan kesehatan terdekat.

Daya tahan tubuh lemah lebih mudah terinfeksi cacar monyet

Meski tidak membutuhkan perawatan medis, cacar monyet bisa sangat mengerikan terutama pada kelompok rentan, seperti ibu hamil, balita, anak-anak, lansia dan mereka dengan daya tahan tubuh yang lemah. 

Kelompok rentan dan mereka dengan daya tahan tubuh yang lemah akan lebih mudah terinfeksi dan gejala yang dialami akan lebih parah. 

Untuk memperkuat daya tahan tubuh, kamu perlu makan makanan bergizi, minum air putih yang cukup, olahraga, dan jangan sampai kekurangan waktu tidur. 

Bila perlu, konsumsi suplemen khusus untuk daya tahan tubuh seperti Holisticare Ester C. Kandungan utama Ester-C-nya dapat menjaga daya tahan tubuh di selama 24 jam. Juga, Ester-C memiliki pH yang mendekati netral jadi lebih tidak perih di lambung, relatif lebih cocok untuk penderita lambung sensitif. 

 

Ditinjau oleh: 

  1. Putri Wulandari
  2. Addina Witsqantidewi, BMedSci

Related Article


Website ini menggunakan cookie untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari lebih lanjut.
Testing
Holisticare - Facebook Holisticare - Instagram Holisticare - Twitter Holisticare - Youtube