vitamin c aman di ginjal

Rumor mengatakan jika minum Vitamin C setiap hari, bisa memicu batu ginjal. Benarkah itu? Kenapa? Apakah ada jenis Vitamin C aman di ginjal dan dapat dikonsumsi setiap hari? Ya, tentu saja ada.

Terbentuknya Batu Ginjal

Batu ginjal tidak terbentuk dari batu dalam arti sebenarnya. Biasanya batu ginjal berukuran sebesar biji jagung hingga butiran garam. Warna batu ginjal bisa kekuningan atau keabu-abuan, dan permukaannya pun bisa kasar atau halus. Pria beresiko menderita batu ginjal dua kali lipat lebih besar daripada wanita.

Batu ginjal terbentuk saat kadar beberapa jenis mineral cukup tinggi di dalam urine. Beberapa jenis mineral tersebut adalah oksalat, kalsium, dan asam urat. Jika jumlah cairan urine seseorang tidak cukup banyak untuk mengeluarkan mineral-mineral tersebut dari dalam tubuh, maka batu ginjal akan mulai terbentuk.

Jenis Vitamin C

Untuk bisa tahu jenis Vitamin C mana yang aman bagi ginjal, kita harus tahu dulu dua jenis Vitamin C yang beredar di pasaran. Jenis pertama dan paling banyak dijual di pasaran, adalah asam askorbat. Sesuai namanya, asam askorbat bersifat asam dan berpotensi tinggi menyebabkan penumpukan oksalat.

Jenis Vitamin C kedua adalah Ester C atau kalsium askorbat, tidak bersifat asam dan diserap lebih baik. Sifat-sifat tersebut membuat potensi penumpukan oksalatnya lebih rendah, serta lebih tidak perih di lambung. Rendahnya potensi penumpukan oksalat membuat Ester C menjadi jenis Vitamin C yang lebih aman bagi ginjal bila dibandingkan dengan asam askorbat.

Biasanya, harga Vitamin C jenis Ester C lebih mahal dari asam askorbat. Tapi ada brand Ester C dengan harga terjangkau, yaitu Holisticare Ester C yang harganya tidak berbeda jauh dari vitamin C biasa.

Batas Aman Konsumsi Vitamin C

Bagaimana sih proses tubuh menyerap Vitamin C? Ada 3 tahapan penyerapan Vitamin C. Pertama, penyerapan oleh usus halus. Kedua, transportasi Vitamin C oleh jaringan ikat setelah diserap usus. Ketiga, proses penyerapan kembali Vitamin C oleh ginjal (reabsorbsi).

Konsumsi beberapa jenis makanan dan minuman, salah satunya kafein, dapat menghambat proses penyerapan Vitamin C ini. Menurut jurnal yang diterbitkan Linus Pauling Institute, Vitamin C dengan dosis sampai dengan 200 miligram per hari, akan diserap seluruhnya oleh tubuh.

Sedangkan konsumsi Vitamin C dengan dosis 1.000 miligram atau lebih, maka tubuh hanya menyerap kurang dari 50 persen kandungannya. Hasil sebuah penelitian juga menyatakan bahwa orang dewasa yang mengkonsumsi 1.000 miligram Vitamin C dua kali sehari selama enam hari, maka kadar oksalat di urine meningkat 20 persen.

Jadi mengkonsumsi Vitamin C lebih dari 200 miligram, tidak akan meningkatkan kadar penyerapannya, dan kelebihannya akan dibuang melalui urine.

Tips Memilih Vitamin C Aman di Ginjal

Tidak semua suplemen Vitamin C itu sama. Jika salah memilih, suplemen Vitamin C justru berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan lain. Padahal Vitamin C seharusnya membantu melindungi dari penyakit. Beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan ketika memilih Vitamin C yang aman di ginjal adalah:

  • Hindari mengkonsumsi vitamin C dosis tinggi. 1000 miligram atau pun 500 miligram vitamin C sudah termasuk dosis tinggi. Tubuh manusia tidak dapat menyerap Vitamin C dosis tinggi dengan efektif. Sebuah penelitian menyatakan bahwa semakin tinggi dosis Vitamin C yang dikonsumsi, maka semakin banyak pula persentase jumlah Vitamin C yang terbuang dalam bentuk metabolit oksalat. Jika bertemu dengan kalsium, oksalat beresiko membentuk batu ginjal.
  • Cari Vitamin C yang mengandung metabolit threonat dan yang memiliki potensi penumpukan oksalat rendah. Metabolit yang dapat meningkatkan penyerapan Vitamin C oleh tubuh adalah threonat, yang juga terkandung dalam Holisticare Ester C. Threonat membuat semakin sedikit Vitamin C terbuang dan membentuk oksalat. Hal tersebut juga membuat potensi penumpukan oksalat lebih rendah.

Referensi:
1. https://www.webmd.com/kidney-stones/understanding-kidney-stones-basics#1

2. https://www.healthline.com/nutrition/side-effects-of-too-much-vitamin-c#section4

3. https://kritismemilihvitc.com/cara-kritis-memilih-vitamin-c/