Apa yang Akan Terjadi Jika Anak Kekurangan Vitamin C?
Holisticare Logo
anak kekurangan vitamin c
Back to Article

Ibu & Anak

Apa yang Akan Terjadi Jika Anak Kekurangan Vitamin C?

Vitamin C adalah nutrisi yang tidak boleh dilewatkan pada masa pertumbuhan anak karena vitamin C dapat menjaga kesehatan gigi dan gusi juga tulang. Kekurangan vitamin C dapat menimbulkan masalah kesehatan. Apa saja masalah kesehatan yang muncul akibat kekurangan vitamin C pada anak? Simak selengkapnya di artikel berikut. 

Artikel ini dipersembahkan oleh Holisticare Ester C Kids, suplementasi khusus vitamin C dengan pH mendekati normal untuk memenuhi kebutuhan vitamin C harian si kecil. Holisticare Ester C Kids dapat dikonsumsi oleh anak berusia 2 hingga 12 tahun, atau anak yang sudah bisa mengulum permen. 

Tubuh tidak memproduksi vitamin C

Vitamin C bertugas sebagai antioksidan, yang akan menjaga daya tahan tubuh anak dari radikal bebas. Jika anak kekurangan vitamin C, tubuh anak akan lebih rentan terkena berbagai penyakit. 

Tubuh tidak memproduksi vitamin C secara alamiah, sehingga orang tua harus dapat memenuhi kebutuhan vitamin C pada anak melalui makanan atau suplementasi. Jika tidak, anak akan beresiko kekurangan vitamin C. Kekurangan vitamin C bisa terjadi jika asupan vitamin C rendah selama 8 hingga 12 minggu. Pada kasus berat, kekurangan vitamin C bisa memicu penyakit skorbut (scurvy).

Tanda-tanda anak kekurangan vitamin C

Jika anak memiliki gejala berikut, bisa jadi asupan vitamin C anak selama ini rendah. 

Mudah sakit

Vitamin C bekerja sebagai antioksidan, yang akan memperkuat sistem imun sehingga daya tahan tubuh lebih terjaga. Jika anak memiliki sistem imun yang lemah, anak akan mudah terserang berbagai penyakit, apalagi penyakit yang disebabkan oleh virus dan bakteri. 

Luka luar yang susah sembuh

Kulit yang normal memiliki konsentrasi vitamin C yang tinggi. Jika konsentrasi vitamin C pada lapisan kulit rendah, kemampuan sel-sel kulit untuk menyembuhkan luka juga akan berkurang. Rendahnya vitamin C pada lapisan epidermis bisa disebabkan oleh polutan atau paparan sinar UV berlebih. 

Flu dan tidak bersemangat

Vitamin C akan membantu penyerapan zat besi dalam tubuh. Jika kadar vitamin C rendah maka penyerapan zat besi akan ikut terganggu. Rendahnya vitamin C dan zat besi bisa menimbulkan gejala flu, pusing, dan tidak bersemangat. 

Tidak selera makan

Jika anak tidak selera makan, bisa jadi level vitamin C dalam darah anak rendah. Rendahnya vitamin C akan mengganggu penyerapan zat besi yang bisa mempengaruhi selera makan anak. 

Mudah marah

Vitamin C juga memiliki peran penting dalam suasana hati anak. Meski belum diketahui jelas mengapa hal ini terjadi, namun sudah banyak penelitian yang menemukan bahwa mereka dengan suasana hati buruk termasuk mudah marah dan rewel memiliki kadar vitamin C yang rendah. 

Gusi berdarah dan membengkak

Ini bisa jadi gejala kekurangan vitamin C paling jelas yang dialami oleh segala usia, termasuk anak-anak. Gusi berdarah dan membengkak biasanya disebabkan oleh bakteri dan cara menggosok gigi yang kurang tepat, namun kekurangan vitamin C dalam aliran darah juga sangat memungkinkan dialami anak-anak.

Muncul ruam dan perdarahan dalam kulit

Vitamin C berperan penting dalam pembentukan kolagen yang kemudian akan membentuk dinding pembuluh darah termasuk arteri, vena, dan kapiler. Saat pembentukan kolagen terganggu, kapiler (pembuluh darah halus) menjadi lemah dan dapat pecah yang akan menyebabkan kebocoran darah.

Perdarahan dalam kulit akibat kebocoran darah mulanya menyebabkan ruam atau bintik-bintik merah (petechiae) sementara ruam yang lebih besar disebut ekimosis.

Sumber Vitamin C 

Untuk menghindari dampak kekurangan vitamin C seperti di atas, orang tua berperan penting dalam memenuhi kebutuhan vitamin C si kecil, baik itu melalui makanan atau suplementasi. 

Berikut sumber makanan yang mengandung tinggi vitamin C

  • jeruk
  • stroberi
  • jambu merah
  • kiwi
  • brokoli
  • pepaya
  • blackcurrants

Jika si kecil masih kesulitan untuk makan makanan sumber vitamin C, suplementasi akan sangat membantu, seperti Holisticare Ester C Kids, yang diformulasikan khusus untuk si kecil. Holisticare Ester C Kids memiliki pH yang mendekati normal sehingga lebih tidak perih bagi lambung si kecil.

Holisticare Ester C Kids juga mengandung xylitol, pemanis yang berasal dari bahan alam yang baik untuk kesehatan gigi anak. 

 

Ditinjau oleh: dr. Putri Wulandari



Website ini menggunakan cookie untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari lebih lanjut.
Testing
Holisticare - Facebook Holisticare - Instagram Holisticare - Twitter Holisticare - Youtube