Gejala-dan-Ciri-Tubuh-Kekurangan-Vitamin-C

Vitamin C adalah zat gizi yang tidak diproduksi oleh tubuh kita, namun selalu dibutuhkan setiap harinya. Karena itu, tubuh perlu mendapat asupan Vitamin C dari luar tubuh seperti buah dan sayur, atau dari suplemen Vitamin C secara rutin. Sayangnya, kesadaran untuk mencukupi kebutuhan Vitamin C secara rutin masih belum tinggi. Bagaimana gejala kekurangan Vitamin C pada tubuh?

Banyak orang yang baru ’mengingat’ Vitamin C ketika tubuh tidak fit atau saat ingin melakukan aktivitas yang lebih berat dari biasanya.

Ini Gejala Tubuh Kekurangan Vitamin C

Saat kekurangan Vitamin C pada tingkat yang parah, tubuh akan mengalami penyakit yang dinamakan dengan skorbut. Penyakit skorbut adalah  gangguan sintesis kolagen (jaringan ikat yang merupakan bagian dari tulang, gigi, sendi, dinding pembuluh darah dan juga kulit), atau pembentukan  kolagen yang cacat.

Gangguan pembentukan kolagen tersebut menyebabkan pembuluh darah kapiler menjadi rapuh dan mudah terjadi perdarahan abnormal pada gusi dan kulit. Selain itu kulit menjadi kering dan pecah-pecah, pembentukan tulang dan sendi yang tidak sempurna, serta gigi mudah tanggal.

Efeknya akan lebih dirasakan pada bagian tubuh seputar kulit, sendi, gigi, otot, dan juga pembuluh darah kapiler. Skorbut inilah yang menjadi awal penyebab ditemukannya kandungan Vitamin C oleh Szent-Györgyi pada tahun 1932. Berikut gejala atau ciri tubuh yang kekurangan Vitamin C:

1. Lemah, letih lesu, dan depresi

Gejala awal seseorang yang kekurangan Vitamin C adalah cenderung mudah lelah dan mengalami penurunan energi. Biasanya gejala ini dikuatkan dengan penurunan berat badan.

2. Gusi berdarah, gigi longgar, atau sariawan

Gejala ini disebabkan karena Vitamin C dibutuhkan untuk memperkuat dan memelihara kesehatan jaringan gusi dan gigi, serta mempercepat proses penyembuhan luka. Jika kekurangan Vitamin C, maka gusi mudah berdarah, dan gigi gampang lepas.

3. Perubahan mood yang cepat, emosi meluap-luap, depresi, dan mudah marah

Perlu kamu ketahui, Vitamin C juga berperan dalam produksi neurotransmiter dopamin dan serotonin yang memperbaiki mood. Karenanya, kekurangan Vitamin C bisa mempengaruhi emosional seseorang.

Figure 2: Perbandingan antara rata-rata level kontrol serum vitamin C dengan pasien yang mengalami depresi

4. Mudah memar atau luka, namun sulit sembuh

Kekurangan Vitamin C juga berpengaruh terhadap luka. Sebab Vitamin C juga dibutuhkan untuk menjaga jaringan pada kulit dan pembuluh darah, agar tidak mudah luka, memar, sekaligus memudahkan penyembuhan.

5. Rambut kering

Vitamin C meningkatkan penyerapan zat besi yang dibutuhkan untuk menguatkan rambut.

6. Nyeri sendi

Nyeri sendi disebabkan karena sendi mengalami degenerasi kartilago akibat kurangnya kolagen dalam membentuk jaringan ikat pada sendi. Vitamin C berperan dalam produksi kolagen pada sistem tubuh.

7. Mudah sakit

Tubuh yang mudah sakit adalah tanda lain dari kemungkinan kekurangan Vitamin C. Jika flu atau pilek sering melanda, Vitamin C yang lebih banyak akan membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuhmu.

8. Mimisan

Kurangnya Vitamin C bisa melemahkan dinding pembuluh kapiler di hidung. Sedangkan mayoritas darah mimisan keluar dari pembuluh kapiler hidung.

Agar terhindar dari gejala ini, sebaiknya Anda rutin memenuhi kebutuhan Vitamin C tubuh setiap hari. Jangan lupa untuk memilih suplemen Vitamin C yang lebih tidak perih di lambung seperti Holisticare Ester C.