Apa Kita Harus Kerja Di Rumah

Virus corona, kerja di rumah (work from home), social distancing, tes covid-19. Timeline sosmed kita penuh dengan topik-topik itu. Sebagai orang biasa, apa yang bisa kita lakukan untuk bantu mencegah penyebaran wabah virus corona ini?

  • Mau tahu cara mencegah penularan virus corona? Simak disini.

Jalanan Jakarta, salah satu kota termacet di dunia, di pertengahan Maret 2020 begitu sepi dari kendaraan. Setahu saya, hanya lebaran yang bisa mengosongkan jalanan Jakarta. Tapi sekarang ganasnya virus corona bisa membuat mayoritas warga Jakarta urungkan niat untuk keluar rumah.

Kemana mereka semua? Ternyata sudah banyak kantor di Jakarta yang menerapkan kerja dari rumah (atau work from home) setelah dihimbau oleh Presiden Joko Widodo. Kerja di rumah, atau work from home, adalah sistem kerja dimana para karyawan diharuskan bekerja pada waktu kerja normal dari rumah masing-masing.

Tapi masih ada juga yang tetap ngantor seperti biasa, masuk jam 8 pagi – pulang jam 5 sore, bahkan sampai lembur. Para pekerja yang tetap bekerja di kantor, seperti saya ini, akan sedikit iri melihat teman-teman yang work from home.

Kenapa? Karena mungkin, kami merasa teman-teman yang kerja dari rumah sudah ‘aman’ dari ancaman virus corona saat di jalanan, atau naik turun transportasi umum. Padahal tidak perlu iri. Untuk menekan jumlah pasien positif virus corona, kita semua harus bekerja sama. Baik itu pekerja yang harus tetap ngantor, atau pekerja yang kerja di rumah. Masing-masing punya peran berbeda dalam mencegah penyebaran virus corona.

You Need Us: Harus Tetap Ngantor

Biasanya yang tetap bekerja di kantor saat anjuran work from home seperti saat ini adalah pegawai rumah sakit atau institusi kesehatan. Kalian sudah tahulah kenapa mereka harus tetap masuk. Saat wabah penyakit sedang menyebar luas seperti saat ini, kesibukan rumah sakit sangat tinggi. Merekalah yang berjuang di garis depan penanganan wabah virus corona ini.

Lalu ada pegawai perusahaan farmasi atau suplemen, seperti saya ini. Kenapa kita harus terus ngantor? Karena kami harus memastikan suplai obat-obatan dan suplemen kesehatan lancar terus, untuk dikonsumsi oleh Anda yang menjadi pasien virus corona atau yang sedang kerja di rumah.

Kemudian yang harus tetap kerja di luar rumah saat virus mewabah adalah para petugas keamanan, kepolisian, dan militer. Saat banyak toko bahan makanan berisi orang-orang kalap bagai zombie haus darah, kita perlu petugas keamanan dan kepolisian agar keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia bisa terus ditegakkan. Personil militer tentu saja tetap perlu ngantor, agar tidak ada pihak jahat yang mengambil kesempatan dalam kesempitan.

Apa yang harus diperhatikan?

Bagi yang harus keluar rumah untuk ngantor saat wabah virus corona, sebisa mungkin hindari kerumunan orang, jangan berdiri atau duduk terlalu dekat dengan orang lain dimanapun (social distancing), hindari kontak fisik dengan siapapun (apalagi sama yang bukan mahramnya), bawa kertas tisu ekstra, hindari transaksi dengan uang tunai, dan sering-seringlah mencuci tangan dengan menggunakan air dan sabun.

Jangan lupa, Anda juga harus konsumsi suplemen Vitamin C setiap hari untuk bantu daya tahan tubuh melawan infeksi virus. Pilihlah suplemen Vitamin C jenis Ester C, seperti Holisticare Ester C, yang lebih tidak perih di lambung dan dapat bertahan 24 jam di dalam tubuh.

Why we do it?

Bagi kalian yang harus tetap ngantor, termasuk saya, jangan merasa iri, kesal atau cemas dengan keadaan diri sendiri dan orang lain. Tanamkan pada diri sendiri kalau pekerjaan yang kita lakukan sangat dibutuhkan oleh orang-orang yang bekerja dari rumah. Tanamkan bahwa pilihan tetap bekerja merupakan usaha kita untuk bersama-sama mencegah dan menangani wabah virus corona.

We Need You: Ayo Kerja Di Rumah

Nah ada juga sebagian pekerja yang mendapatkan ‘keuntungan’ untuk bekerja dari rumah. 

Siapa saja? Umumnya mayoritas perusahaan yang bergerak di bidang non kesehatan dan non farmasi. Kenapa saya bilang keuntungan? Sebab buat yang kantornya menerapkan sistem work from home, mereka akan memiliki resiko lebih kecil untuk tertular virus corona.

Tapi… Anda harus ‘memaksakan diri’ untuk tidak keluar rumah jika tidak ada keperluan penting. Ya, ini bukan waktunya berlibur lho. Kita bisa bekerja di rumah karena kondisi di luar sana beresiko bagi kesehatan kita. Bosan di dalam rumah? Tentu saja. Namun ada banyak sekali tips untuk membasmi rasa bosan saat di rumah. Coba cek youtube!

Usahakan untuk tetap profesional bekerja seperti biasa. Ingat, yang berubah hanya tempat kerja Anda, dari kantor ke rumah. Jam kerja, dan pekerjaan tetap sama. Buatlah jadwal untuk memudahkan adaptasi beraktivitas selama kurang lebih 14 hari di dalam rumah.

Apa yang harus diperhatikan?

Untuk mulai bekerja dari rumah secara profesional, hal yang harus dipersiapkan adalah koneksi internet lancar jaya tanpa hambatan. Siapkan pula salah satu sudut rumah untuk ‘ruang kerja’ bebas gangguan, dan menyiapkan serta setting webcam untuk video call dengan siapapun (biasanya si bos). Buatlah pula daftar pekerjaan setiap hari. Satu hal yang penting untuk melakukan work from home adalah mendisiplinkan diri untuk bekerja saat jam kerja.

Walaupun terus-terusan di dalam rumah, Anda tetap harus menjaga daya tahan tubuh tetap prima. Salah satu caranya dengan mengkonsumsi suplemen Vitamin C setiap hari. Pilihlah suplemen Vitamin C jenis Ester C, seperti Holisticare Ester C. Sebab Holisticare Ester C bisa dikonsumsi kapan saja dan bisa bertahan di dalam tubuh selama 24 jam.

Why we do it?

Buat kalian yang kerja dari rumah, jangan menganggap hal ini sebuah liburan. Pahami kalau himbauan pemerintah untuk bekerja dari rumah bertujuan untuk menghindari penularan virus corona di tempat-tempat umum. Jadi jangan malah asyik nge-mall. Hargai teman-teman kita yang tetap ngantor saat wabah virus corona merebak, dengan tetap tinggal di rumah masing-masing. Tanamkan dalam diri kita bahwa tetap tinggal di rumah merupakan bentuk usaha kita untuk bersama-sama mencegah penyebaran virus corona.

Artikel ini ditulis oleh: Yogi Wicaksono