Sehat Itu Harus Holistic Seperti Holisticare Ester C

Pernahkah Anda bertemu teman lama dan sambil berjabat tangan berkata, ”Apa kabarnya nih, sehat? ”Ketika teman berulang tahun, pernahkah Anda menyelipkan kata sehat dalam ucapan Anda, misalnya: ”Met ultah ya, semoga sehat dan sukses selalu!” Atau saat Anda mengabarkan kondisi seorang teman kepada teman Anda yang lain, Anda berkata: ”Dia baik-baik aja, sehat-sehat aja kok!”

Mengamati praktek di kehidupan sehari-hari seperti contoh di atas, kita mengartikan sehat cenderung di permukaan yaitu sehat dalam arti tidak sakit secara fisik atau tidak sedang dalam perawatan dokter. Ya, sesederhana itu!

Holisticare memiliki pemahaman yang berbeda. Sehat bagi Holisticare tidak semata-mata bebas dari keluhan rasa sakit karena kesehatan mencakup aspek yang lebih menyeluruh. Kesehatan merupakan output dari gaya hidup sehingga untuk menjadi sehat maka harus dimulai dengan memiliki pengetahuan, sikap dan perilaku gaya hidup yang sehat terlebih dulu.

Memang benar gaya hidup masyarakat berkenaan dengan kesehatan makin membaik. Kita bisa lihat acara olahraga seperti car free day cukup diminati, produk makanan/minuman dengan klaim sehat atau organik makin gampang ditemui, makin banyak produk suplemen kesehatan ditawarkan karena prinsip mencegah lebih baik daripada mengobati makin diamini, dan masih banyak indikator lainnya.

Meski demikian perubahan gaya hidup sehat itu belum didasari pemahaman kesehatan yang holistic atau menyeluruh. Sebagian besar masyarakat kita masih mengartikan kesehatan adalah satu aspek, yaitu jasmani. Dan itupun belum holistic! Seseorang mungkin rajin olahraga tapi ritme kerjanya tidak teratur dan sering lembur sehingga waktu istirahatnya sangat kurang. Seseorang yang lain mungkin sangat menjaga pola makannya dengan memilih produk makanan organik dan mengonsumsi suplemen kesehatan tapi ia tidak olahraga sama sekali.

Sesuai cara pandangnya terhadap kesehatan, Holisticare sangat mendukung gaya hidup sehat yang holistic. Holisticare ingin mendorong masyarakat untuk memahami kesehatan dengan aspek lengkapnya yang mencakup: body, mind, spirit atau jasmani, mental, spiritual. Bukan sebagai pilihan tetapi lengkap ketiganya harus kita usahakan secara seimbang. Tidak hanya diupayakan sekarang tetapi terus-menerus sepanjang hidup.

Apa yang Holisticare yakini tentang kesehatan yang holistic ini mendasari cara pandang Holisticare tentang produk vitamin C. Sebuah produk vitamin C tidak hanya untuk memenuhi tuntutan fungsi membantu menjaga daya tahan tubuh tetapi juga harus memperhatikan aspek-aspek lain yang lebih holistic.

Aspek pertama adalah keamanan. Sudah menjadi rahasia umum bahwa vitamin C biasa (asam askorbat) itu bersifat asam. Sisi negatif vitamin C ini tentu merugikan konsumen yang memiliki lambung sensitif, padahal mereka juga membutuhkan vitamin C. Oleh karena itu bagi Holisticare sebuah produk vitamin C seharusnya memperhatikan keamanan untuk lambung. Bahkan sebisa mungkin aman dikonsumsi sebelum makan.

Produk vitamin C juga harus peduli pada kesehatan ginjal karena sesuai fungsinya untuk pencegahan, konsumsi vitamin C sangat besar kemungkinannya dilakukan dalam jangka panjang sehingga bisa berdampak pada ginjal.

Khusus produk vitamin C yang disajikan dalam bentuk tablet hisap untuk anak-anak maka tingkat keamanan untuk gigi juga harus diperhatikan.

Aspek kedua adalah efektivitas. Pada saat seseorang mengonsumsi nutrisi tambahan atau suplemen tidak berarti tubuh orang tersebut menyerap dan memanfaatkannya secara keseluruhan. Sama halnya saat mengonsumsi vitamin C biasa, sebagian besar malah akan terbuang bersama urine dan hanya sedikit sisanya yang tersimpan dalam tubuh. Oleh karena itu sebuah produk vitamin C harus memiliki fitur penyerapan dan penyimpanan yang baik agar efektif melindungi tubuh.

Aspek ketiga adalah kenyamanan. Sebuah produk vitamin C harus dibuat dengan kesadaran bahwa karakteristik konsumen beragam termasuk dalam hal bentuk sediaan yang disukai. Alangkah baiknya jika sebuah produk vitamin C dapat memberikan pilihan bentuk sediaan dan rasa demi kenyamanan konsumennya.

Demikianlah pandangan Holisticare tentang definisi sehat dan bagaimana sebuah produk vitamin C itu seharusnya.